Mohon tunggu...
Wahyu PurnomoAji
Wahyu PurnomoAji Mohon Tunggu... Pendidik dan Pemerhati Masalah Sosial Kemasyarakatan dan Lingkungan Hidup

Komunitas Guru Kebinekaan YCG Jakarta, Pendidik di SMK Fransiskus 1 YSF Jakarta

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

Pentingnya Silaturahmi antar Warga

2 Maret 2021   22:20 Diperbarui: 2 Maret 2021   23:24 127 1 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Pentingnya Silaturahmi antar Warga
Dok. Pribadi. 

Ada pepatah "Menyambung tali silaturahmi sama dengan menyambung hubungan dengan Allah SWT".  

Kegiatan berkumpul untuk membicarakan kebaikan bersama atau bersilaturahmi bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja tidak harus pada saat momen tertentu saja, tujuan utamanya untuk menjalin kembali hubungan persaudaraan yang lebih erat dan harmonis. Silaturahmi tak hanya dilakukan pada saat lebaran atau hari besar agama tertentu. Silaturahmi memiliki sejumlah keutamaan yaitu menjalin dan menyambung kembali hubungan baik, menciptakan kerukunan dan keharmonisan serta bisa melipatgandakan kebaikan karena berkahnya tetap luar biasa karena meningkatkan rasa solidaritas dan menjaga persatuan dan kesatuan.

Karena kesibukan pekerjaan atau usaha hingga terkadang kita sering berangkat untuk bekerja pagi dan pulang sampai rumah sudah malam, masyarakat yang tinggal di daerah perkotaan terlebih sekitar ibukota Jakarta kegitan silaturahmi sudah mulai luntur dibandingkan dengan daerah pedesaan yang penduduknya masih polos dan menjaga tradisi kearifan lokal budaya Nusantara. Ditempat kami tinggal di gang 2 Blok K perumahan VGH 1 daerah Bekasi terakhir sekitar 10 tahun yang lalu kami sering mengadakan pertemuan dan silaturahmi ketika itu di lingkungan kami ingin merencanakan kegiatan pengecoran jalan/gang secara swadaya.

Penghuni di gang kami hanya terdapat 12 KK bila ada waktu longgar terutama malam minggu kami mengadakan pertemuan untuk membicarakan rencana baik kami. Kami mengadakan iuran dan kegiatan kerja bakti bergotongroyong bersama.

Karena kesibukan kami masing-masing sebagian dari warga gang 2 jarang mengadakan kegiatan kumpul-kumpul maupun silaturahmi, bahkan kalau ada undangan rapat tingkat RT meliputi 4 gang yang datang kurang dari separoh warga, padahal sudah ada fasilitas lapangan untuk pertemuan juga sekretariat RT untuk berkumpul bersama.

Pada hari Minggu 28 Februari 2021 sekitar jam 20.00 kami warga yang tinggal di gang 2 Jl. Sunan Gunung Jati perumahan Vila Gading Harapan Bekasi bertempat salah seorang warga yang bernama Bapak Rusmiyadi kami mengadakan silaturahmi meskipun terasa singkat tapi penuh kekeluargaan. Karena sudah lama sekali lingkungan kami yang beragam suku dan latar belakang ini tidak mengadakan silaturahmi secara bersama-sama. Pertemuan kemarin tanpa direncanakan sebelumnya berawal dari salah seorang warga kami yang membuat status dalam aplikasi sosial media WhattsApp yang boleh dikatakan kontroversi dan bernuansa ujaran kebencian, kami sebagian warga tidak serta menyalahkan yang bersangkutan secara langsung, meskipun pada kenyataannya banyak di WAG membully orang tersebut.

Mungkin yang bersangkutan membuat status tersebut geram karena merasa di lingkungan dimana dia tinggal tidak ada keterbukaan dan  transparansi dalam hal apapun tetutama dalam kegiatan pembangunan yang menggunakan dana anggaran dari iuran warga, sebaliknya dari para pengurus RT menilai yang bersangkutan jarang berkunjung atau bersilaturahmi dengan para pengurus maupun ketua RT.

Pertemuan silaturahmi yang kami lakukan Minggu (28/02/2021) menghasilkan beberapa simpulan, dari uneg-uneg hingga pada usulan-usulan untuk kemajuan kita bersama, serta beberapa kritik yang ditujukan kepada pengurus tingkat RT.

Intinya kami semua mensharingkan dan menyampaikan sesuatu hal demi kebaikan bersama tentu saja dengan landasan kebenaran sesuai dengan aturan kemasyarakatan dan komitmen masing-masing.

Kegiatan silaturahmi ternyata sangat diperlukan untuk proses pembelajaran diri dan kedewasaan kita, menambah kerukunan, menjaga kesehatan mental, belajar menghargai orang lain yang berbeda latar belakang, serta memperpanjang umur karena kita semua saling membuka hati dan pikiran untuk kebaikan dan kebenaran.

Hasil dari silaturahmi malam itu menghasilkan beberapa simpulan diantaranya pembangunan Gapura sebagai tindak lanjut dari pembangunan gerbang yang sudah terpasang beberapa pekan yang lalu dan yang paling berkesan kami membuat komitmen untuk mendonasikan sebagian dari penghasilan kami untuk disumbangkan secara sukarela kepada warga yang sedang membutuhkan misalnya karena sakit atau terdampak secara ekonomi akibat pandemi covid 19, dan tanpa diduga malam itu juga ada dua orang dari warga kami secara spontan menyodorkan uang dan terkumpul Rp. 400.000.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x