Mohon tunggu...
Umsida Menyapa
Umsida Menyapa Mohon Tunggu... Jurnalis - Humas
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

Humas Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan Pilihan

4 Serba Serbi Podcast Hingga Jadi Vodcast

4 Desember 2023   10:49 Diperbarui: 4 Desember 2023   10:57 130
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Podcast menjadi salah satu fenomena di media sosial yang cenderung menjadi konsep jurnalisme baru. Keberadaannya tak sebagai keperluan berita informatif, tapi juga yang bertendensi hiburan. 

Hal ini menjadi fenomenal seiring dengan semakin maraknya orang yang mengakses media sosial lebih mudah. Pengguna internet mengakses podcast dalam bentuk yang beragam.

Lihat juga: 6 Strategi untuk Menekan Kriminalitas di Jawa Timur dari Riset Dosen Umsida

Definisi

Secara terminologis, beberapa kamus internasional mendefinisikan sebagai berikut: 

  • Menurut kamus Miriam-Webster online podcast adalah "a program (as of music or talk) made available in digital format for automatic download over the Internet." Yang artinya, "sebuah program (seperti musik dan pembicaraan) yang tersedia dalam format digital yang bisa diunduh secara otomatis melalui internet."
  • Cambridge Dictionary, dalam konteks bisnis, memberikan definisi "a recorded programme that can be downloaded from the internet and listened to on an MP3 player," atau sebuah program yang telah direkam sebelumnya yang bisa diunduh dari internet dan didengarkan melalui pemutar MP3."

Munculnya Vodcast

Sejak awal terjadinya, podcast awalnya berformat audio. Podcast tradisional memang lebih dikenal sebagai konten audio yang dapat diunduh atau diputar secara streaming. Namun, fenomena podcast dengan memasukkan elemen visual, video, atau sering disebut sebagai "video podcast" atau "vodcast," telah berkembang seiring waktu.

Ya, seiring berjalannya waktu hal itu mengalami evolusi menjadi vodcast. Alasannya, kecanggihan teknologi dalam hal akses jaringan internet dan kualitas kamera. Keduanya memudahkan orang untuk mengunggah/membagikan dan mengunduh/menyimak banyak hal di media sosial. 

Lihat juga: Penggunaan New Media di Kalangan Orang Tua Milenial dalam Mengasuh Anak

Salah satu aspek yang menggiurkan ketika apa yang diunggah di media sosial bisa menghasilkan uang. 

Proses ini disebut monetisasi. Semakin banyak orang yang mengakses/menyaksikan podcast tersebut, maka akan semakin banyak uang yang mengalir ke saku pemilik akun podcast.

Dampaknya, orang pun semakin aktif melakukan media sosial dengan melakukan share pemikiran, ide-ide, baik hal yang sifat remeh hingga konten "berat." Dari pendidikan hingga hiburan. Namun, orang kemudian lazim tetap menyebutnya sebagai podcast baik yang hanya audio maupun yang melibatkan elemen visual, sehingga menjadi audio video, namun namanya tetap podcast. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun