Mohon tunggu...
Fauzi
Fauzi Mohon Tunggu... Propesi jurnalis jurnalmedia.com, aliansi Indonesia, pemilik comunitynews.com

Hobi berbagi hal fositif dalam tulisan

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan

Suspect Virus Corona di Bandung, RSHS Angkat Bicara

28 Januari 2020   01:40 Diperbarui: 28 Januari 2020   01:48 47 0 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Suspect Virus Corona di Bandung, RSHS Angkat Bicara
Sumber gambar CNN pihak RSHS angkat bicara prihal Suspect dalam virus corona

Atas pemberitaan virus Corona Bandung tersebar di khalayak masyarakat Hasan Sadikin  selaku pihak rumah sakit ( RSHS ) Bandung angkat bicara tentang berita yang dimaksud itu adalah pengertian Suspect dalam virus Corona.

"Suspect itu kalau yang oleh organisasi kesehatan dunia WHO adalah adanya suatu tanda gejala seperti influenza. Jadi ada demam lebih dari 38 derajat celcius dan ada batuk dan sesak nafas. Apabila ada gejala demikian, ditambah ada riwayat bepergian ke negara Tiongkok terutama Wuhan, maka dikatakan itu adalah suspect novel coronavirus," ujar Wakil Ketua Tim Infeksi Khusus RSHS Bandung Anggraeni Alam, Senin (27/1).

Badan penelitian dan Pengembangan Kementrian Kesehatan ( Balitbangkes) akan meneliti dari semple dari hasil isolasi pasien Suspect untuk memastikan penyebabnya penyakit sebenarnya dibawah naungan kementrian kesehatan.


"Memang bagi yang diduga seperti standar WHO, apabila kita menemukan pasien dan gejala infeksi respiratori bawah yang cepat sekali perburukan, dan kita sudah mencari penyebab lain ini tidak ketemu, maka kita harus juga menduga bahwa harus periksakan novel corona virus," ujarnya.


Investigasi pun sambil dilakukan melalui pemeriksaan oleh pihak RSHS Sampai menelusuri kesemua anggota keluarg,kerabat, semua orang yang behungan kontak dengan pasien.

RSHS Bandung pada Minggu kemarin (26/1/2020) menerima pasien diduga terimbas virus Corona , kurang lebih antara dua pasien terpaksa di larikan ke RSHS dari berbagai macam gejala penyakit.

Pasien atas rujukan pada Minggu itu berjenis kelamin dewasa warga negara China, sambil membawa surat rujukan yang berasal dari Rumah sakit Cahya Kawaluyaan. Surat itu bertuliskan "varingitis akut" istilah kedokteran infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) Sudak akut.

Sumber gambar tribun,pihak RSHS angkat bicar Dua pasien hanya rujukan
Sumber gambar tribun,pihak RSHS angkat bicar Dua pasien hanya rujukan
Pemeriksaan langsung ke ruang isolasi yang berada di ruangan IGD ditangani langsung oleh dokter untuk pemeriksaan kepada pasien asal China tersebut.

"Hari ini sampel virus dan spesimen dikirim ke Balitbangkes untuk melihat apakah pasien tersebut positif atau tidak. Jadi sampai sekarang pasien tersebut baru observasi infeksi saluran pernafasan atas yang akut," kata Direktur Utama RS Hasan Sadikin Bandung Nina Susana Dewi.


Dan seterus nya adalah Pasian yang berasal dari WNI berjenis kelamin pria rujukan dari Rumah sakit Borromeus. Pria tersebut sempat akan dilarikan ke Singapure entah kenapa dirinya alami kejang - kejang lalu tak sadarkan diri.

Dari hasil pemeriksaan Nina memperjelas status yang dialami pasien adalah infeksi saluran pernapasan saja yang sudah akut.

"Namanya observasi infeksi saluran pernafasan atas dan bawah akut. Jadi bukan terduga virus corona, sebab kalau corona itu diagnosa terkonfirmasi itu setelah dari litbangkes keluar hasil," ujarnya.

Hingga saat ini belum ada warga negara Indonesia yang terkonfirmasi positif terinfeksi virus corona. Sementara China menyatakan jumlah korban meninggal akibat wabah virus corona bertambah hingga mencapai 80 orang per Senin (27/1).

Dari kejadian berita beredar bahwa belum ada warga Indonesia fositif terinfeksi virus Corona hususnya bandung. Bahkan dari info yang tersebar penyakit wabah virus Corona itu di China mencapai 80 orang hari ini , Senin ( 27/1/2020).

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x