Mohon tunggu...
S Aji
S Aji Mohon Tunggu... Freelancer - Nomad Digital

Udik!

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Artikel Utama

Perpustakaan Daerah, Komik Asterix dan Cerita dari Pinggiran Timur

28 Mei 2022   13:21 Diperbarui: 17 Juni 2022   08:39 588 16 6
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Ilustrasi: komeringonline.com

Ada sebuah bangunan yang selalu tersimpan di sudut ingatan. Bangunan itu adalah Perpustakaan Daerah milik propinsi Papua. 

Di tahun-tahun itu, Jayapura belum menjadi wilayah yang diserbu bangunan ruko dimana-mana. Tak ada mall apalagi bioskop XXI. Baru ada satu toko buku yang terletak di kota Jayapura. Yang sekarang menjadi Gramedia.

Televisi masih dikendalikan negara, belum dikuasai sinetron dan gosip selebriti. Dan yang tak kalah penting, belum ada internet, smartphone, game online hingga sosial media.  

Tapi taman bacaan belum banyak, tempat penyewaan buku juga nyaris tak ada. Anak-anak masih merdeka pergi ke kali, menyusuri got dan bermain bola di halaman sekolah. Masa itu juga adalah sehari-hari dengan berseragam biru putih. 

Adalah bapak yang sering memberi ongkos angkot atau mengantar dengan motor ke sana. Bapak memang gemar membawa bacaan ke rumah yang dipinjamnya dari sekolah tempat mengajar.

Sedang gedung perpustakaan milik pemerintah ini sendiri berada di pinggir jalan raya Kotaraja. Jalan raya yang menyambungkan distrik Abepura, Entrop hingga ke kota Jayapura. Seorang keponakan saya menerangkan jika sekarang di samping perpustakaan telah berdiri pusat belanja dan gedung olahraga (GOR).

Bangunan ini, seingat saya, memiliki halaman yang cukup luas dan asri. Salah satu sisinya adalah ruangan khusus untuk anak-anak dan remaja. 

Dengan bermacam komik hingga buku cerita petualangan yang berlimpah. Lantainya juga dilapisi karpet bersih, hawa yang sejuk juga hening. Sehingga pengunjung boleh tiduran sambil membaca. 

Bagaimana mula-mula cerita sehingga kami bisa tiba di sana? 

Perpustakaan daerah adalah tempat ngabuburit terfavorit setiap ramadan, kenang adik perempuan saya. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan