Mohon tunggu...
Tonny Syiariel
Tonny Syiariel Mohon Tunggu... Lainnya - Travel Management Consultant and Professional Tour Leader

Travel Management Consultant, Professional Tour Leader, Founder of ITLA

Selanjutnya

Tutup

Bola Artikel Utama

Nottingham Forest, "The Reds" dari Kota Robin Hood

5 Agustus 2022   17:02 Diperbarui: 6 Agustus 2022   10:03 584 63 13
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Inilah Nottingham, spanduk raksasa yang dibentangkan pendukung Forest. Sumber: Getty images via twitter @NFFC

Premier League akan kembali bergulir di akhir pekan ini. Pecinta sepak bola di seluruh dunia pun bersiap menyambut liga paling populer sejagat ini. Kiprah klub-klub besar seperti Liverpool, City, Chelsea, dan lain-lain, jelas yang paling ditunggu. Tetapi, nanti dulu! Selain klub-klub favorit itu, ada satu klub promosi yang paling menyita perhatian banyak penggemar sepak bola Inggris. Itulah Nottingham Forest FC yang akhirnya kembali ke kasta tertinggi di liga sepak bola Inggris setelah 23 tahun!

Nama kota Nottingham sejatinya sangat identik dengan Robin Hood. Sang pahlawan dalam cerita rakyat Inggris yang selalu bermusuhan dengan Sheriff of Nottingham. Selain diakui sebagai pemanah yang sangat mahir, Robin Hood pun dikenal karena kebiasaanya mencuri dari orang kaya dan membagikannya kepada kaum miskin. Anda pasti masih mengingatnya dengan baik bukan? 

Lalu bagaimana dengan Nottingham Forest FC?

Boleh jadi tidak banyak yang mengingatnya. Padahal kota yang terletak sekitar 180 km di barat laut London itu pun pernah sangat terkenal dengan klub sepak bola kebanggaannya itu. Tidak tanggung-tanggung, Forest pernah tampil sangat gemilang di era 1970-an dengan memenangi dua kali Liga Champions.

Nottingham Forest Football Club, yang berjuluk "The Reds" atau "The Tricky Trees" itu, berbasis di West Bridgford, Nottinghamshire, Inggris. Hanya sekitar beberapa km dari pusat kota Nottingham. Klub sepak bola legendaris yang telah berdiri sejak tahun 1865 itu termasuk salah satu dari empat klub Inggris yang pernah merebut Liga Champions lebih dari sekali.

Nottingham Forest kala menjuarai Liga Champions 1979-1980 dengan mengalahkan Hamburger SV. Sumber: Getty images via uefa.com
Nottingham Forest kala menjuarai Liga Champions 1979-1980 dengan mengalahkan Hamburger SV. Sumber: Getty images via uefa.com
Klub-klub Inggris lain yang juga pernah menjuarai Liga Champions lebih dari sekali adalah Liverpool (6), Manchester United (3), Chelsea (2) dan Nottingham Forest (2). Sedangkan Aston Villa hanya pernah sekali merebut trofi berjuluk Si Kuping Lebar itu. Eh, City belum pernah ya? :)

Hebatnya, Forest bahkan merebut Liga Champions secara berturut-turut alias 'back-to-back' pada musim 1978-1979 dan 1979-1980. Dua bintang pun ikut dipajang di atas logo klub untuk memperingati pencapaian bersejarah itu. Tidak itu saja, Forest juga pernah merebut posisi teratas di Divisi Utama pada musim 1977-78, yang kala itu belum disebut English Premier League. 

Beberapa nama besar dalam sejarah liga sepak bola Inggris pun pernah merumput di klub yang masih bermarkas di stadion City Ground sejak tahun 1898 itu. Sebut di antaranya, Peter Shilton, Trevor Francis, Steve Hodge, Roy Keane, Martin O'Neill, Stuart Pearce, hingga Stan Collymore. 

Stadion City Ground, kandang Nottingham Forest. Sumber: Getty images / www.bbc.co.uk
Stadion City Ground, kandang Nottingham Forest. Sumber: Getty images / www.bbc.co.uk
Akan tetapi, setelah terakhir kali bermain di kasta tertinggi Liga Inggris pada musim 1998-1999 silam, Forest harus menerima kenyataan pahit. Klub yang pada era kejayaannya bisa bersaing dengan Liverpool dan Manchester United itu kembali terdegradasi setelah hanya menduduki posisi terbawah di musim itu.

Namun, setelah 23 tahun berlalu, Nottingham Forest FC, salah satu dari 22 klub pendiri Premier League akhirnya kembali siap bertarung di level tertinggi liga sepak bola di negeri Ratu Elizabeth II itu. Tak pelak lagi, kembalinya Forest ke liga utama ini pun mendapat sambutan meriah.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Bola Selengkapnya
Lihat Bola Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan