Mohon tunggu...
TJIPTADINATA EFFENDI
TJIPTADINATA EFFENDI Mohon Tunggu... Konsultan - Kompasianer of the Year 2014

Lahir di Padang,21 Mei 1943

Selanjutnya

Tutup

Finansial Pilihan

Memaknai Kalimat: "Don't Put All Your Eggs In One Basket"

30 September 2021   19:35 Diperbarui: 30 September 2021   19:40 278 31 12
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Dokumentasi pribadi

Bagaimana Kita Memaknainya Dalam Kehidupan Pribadi ?

Judul diatas bukan bermaksud mau keminggris mingrisan,karena tinggal di Australia, mau atau tidak mau ,suka atau tidak,musti bisa bahasa Inggris,minimal untuk dapat saling berkomunikasi dengan warga lokal. 

Mengenai tenses ataupun pronouciationsnya ngaco, no problem. Yang penting ,lawan bicara kita paham apa yang kita maksudkan .

Judul tulisan ini saya tulis dalam bahasa Inggris,karena awalnya memang sejak tempo dulu,kalimat ini selalu diulangi secara nyinyir dalam setiap membicarakan hal hal yang berkaitan dengan financial atau bisnis .  

Dan dikemudian hari kalimat " Jangan meletakkan telur dalam satu keranjang" Kalimat ini juga diadopsi oleh perusahaan asuransi.

Berbagi pengalaman pribadi 

Tahun 80 an sewaktu saya masih aktif bekerja sebagai Eksportir Cassia dan Cofee ,salah satu mitra bussiness yang paling akrab dengan kami adalah Mr. Ramesh ,pria asal India tapi sudah lama bermukim di Singapore. 

Karena jaraknya sangat dekat,maka kami gantian saling berkunjung. Begitu akrabnya hubungan kami,sehingga Mr. Ramesh datang dengan isterinya ,dengan maksud untuk diperkenalkan dengan isteri saya dan sekaligus mau belajar masak ikan panggang dengan kuah santan kental .

Orangnya gemuk dan paling senang makan masakan Padang. Sambil makan ,kami saling bercerita dan Mr.Ramesh  sambil bercanda memberikan saran pada saya agar jangan pernah menggantungkan diri pada satu perusahaan saja . 

Begitu juga kalau menyimpan uang,jangan semua uang disimpan pada satu bank   "Mr.Effendi,don't put all your eggs in one basket.It too danger " Tuan Effendi,jangan menyimpan seluruh uang anda pada satu tempat saja ,Hal tersebut sangat berbahaya.. 

"Begitu juga dengan berbisnis, walaupun Tuan percaya sama saya dan kita sahabat baik,tapi jangan meletakkan seluruh harapan pada saya Isteri cukup satu ,tapi kalau dalam hal bisnis .Tuan harus mencari Pembeli lainnya . 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Finansial Selengkapnya
Lihat Finansial Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan