Mohon tunggu...
TJIPTADINATA EFFENDI
TJIPTADINATA EFFENDI Mohon Tunggu... Pendiri dan Ketua Yayasan Waskita Reiki Pusat Penyembuhan Alami

Lahir di Padang,21 Mei 1943

Selanjutnya

Tutup

Ekonomi Pilihan

Kepercayaan Lepas Kontrol, Berpotensi Menjerumuskan Orang

22 Mei 2017   20:11 Diperbarui: 22 Mei 2017   21:05 492 4 4 Mohon Tunggu...

Dalam hubungan berinteraksi dengan lingkungan dimana kita berada,saling mempercayai tentu saja sangat baik. Saling mempercayai dalam hubungan bisnis ,atau saling mempercayai dalam hubungan kerja. Karena kalau saling mencurigai.maka sudah dapat dipastikan,tidak akan ada keberhasilan yang dapat diraih

Karena masing masing sibuk menjaga diri dan sibuk memata matai apa saja yang dilakukan partner bisnis atau partner kerjanya. Sehingga energi dan waktu akan terbuang secara sia sia. Tidak ada lagi keterbukaan,karena masing masing  mencoba menutupi segala sesuatu,agar tidak diketahui oleh partnernya.Hal ini jelas akan menciptakan suasana kerja yang jauh dari rasa nyaman .Sehingga jangan berharap akan ada hasil maksimal yang akan diperoleh.

Kepercayaan Harus Ada Kontrolnya

Namun kepercayaan yang diberikan,selalu harus ada dalam kontrol ,karena kepercayaan yang kebablasan,bukan berarti sesuatu yang baik,malahan sangat berpotensi menjerumuskan orang yang dipercayai.

Niat baik,yang salah dalam penerapannya,malahan dapat menjadi penyebab orang melakukan tindak kejahatan.Karena kejahatan terjadi,bukan semata karena adanya niat dari pelaku,tapi terlebih karena terbukanya kesempatan untuk melakukannya. Ternyata yang memberikan kesempatan untuk orang lain ,melakukan tindak kejahatan,justru adalah diri kita sendiri

Bisa jadi pada awalnya, si pelaku sama sekali tidak ada niat jahat, namun karena tanpa sadar, kita telah memberikan peluang kepadanya, maka pada saat itu niat jahatnya bisa muncul secara tiba-tiba.

Nah, inilah kesalahan yang  secara tanpa sadar banyak dilakukan orang.Yakni memberikan peluang dan kesempatan yang begitu besar, sehingga orang yang tadinya adalah sahabat baik, anak angkat, orang yang sudah ditolong, kemudian berbalik menjadi penghianat dalam hidup saya. Bila hal ini terjadi,maka bukan hanya pelakunya yang dapat disalahkan ,tetapi sesungguhnya adalah diri kita sendiri,yang tidak melakukan suatu hal,yang sesungguhnya mutlak harus dilakukan,yakni melakukan kontrol.

Karena itu, mutlak dihindari ,hal hal sebagai berikut:

  • kepercayaan yang over dosis
  • tidak jalannya sistim kontrol
  • membuka rahasia perusahaan
  • empathy yang kebablasan
  • bedakan hubungan pribadi dengan bisnis
  • harus diminta pertanggungan jawab
  • menutup kebocoran ,sekecil apapun
  • jangan biarkan merembes
  • mutlak perlu adanya stock Opname

Cara Mengambil Stock Opname

Banyak perusahaan yang pada awalnya tampak sukses dan semakin berkembang,tiba tiba merosot tajam,bahkan tidak jarang yang mengalami kebangkrutan. Hal ini bukan disebabkan lantaran  barang tidak laku atau merugi,tapi karena begitu terobsesinya menghitung laba perusahaan ,sehingga melupakan yang terpenting,yakni  Stock Opname.

Misalnya,, menurut catatan pembelian ,seharusnya ada 50.000 kardus mie instant yang masih utuh. Nah,secara berkala,stock barang ini,harus di lakukan check and recheck secara phisik. Jadi mutlak tidak boleh mempercayai,hanya berdasarkan catatan dari Kepala Gudang,bahwa:

  • digudang A ada 17.000 kardus
  • digudang B ada 21.000 kardus
  • di gudang C ada 12.000 kardus
  • ________________________________
  • Total ------------50.000 kardus

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN