Mohon tunggu...
Tiyan Sutiyani
Tiyan Sutiyani Mohon Tunggu...

menjelajahi dunia dengan tulisan,film,buku

Selanjutnya

Tutup

Kotak Suara

Tips Mendaftar BPJS Kesehatan Secara Manual

23 September 2015   15:38 Diperbarui: 23 September 2015   15:51 0 0 0 Mohon Tunggu...

[caption caption="sumber foto : warta.sumedang.info"][/caption]

Bukankah mendaftar BPJS bisa online? Sebenarnya mendaftar BPJS Kesehatan bisa dilakukan dengan sistem online tetapi sistem online berlaku bagi yang belum pernah mendaftarkan BPJS dalam satu keluarga. Jadi, dalam satu kartu keluarga belum ada peserta BPJS maka semua keluarga bisa didaftarkan secara online.

Sayangnya, saya tidak bisa mendaftar online karena dalam keluarga hanya saya saja yang belum mendaftar alhasil saya harus mendaftar secara manual. Saya sempat menelepon hotline BPJS karena pada saat saya mau daftar online ada tulisan segera daftarkan diri ke BPJS terdekat karena salahsatu keluarga telah terdaftar.

Daftar BPJS tidak harus berangkat subuh untuk daftar nomor antrian. Saya sempat kaget menurut pengalaman teman saya kalau daftar BPJS harus berangkat subuh hingga sore hari baru beres. Ada perbedaan antara cara pendaftaran BPJS dulu dan sekarang.

Berikut tips mendaftar BPJS Kesehatan secara manual :

  • Persiapkan persyaratan pendaftaran, Biar tidak bolak balik dan menghabiskan waktu. Siapkan persyaratan sebelum mendaftar. Persyaratannya antara lain : Fotokopi KK, Fotokopi KTP, Foto 3x4 berwarna, Fotokopi buku tabungan, Fotokopi NPWP, Fotokopi Surat Nikah (bagi yang sudah menikah), dan Fotokopi Akte Kelahiran (bagi anak).
  • Ketika persyaratan sudah lengkap, anda tinggal meminta formulir pendaftaran. Bawa pulpen dan lem sehingga anda bisa langsung mengisi formulir dan langsung menempelkan foto anda.
  • Faskes (Fasilitas Kesehatan), di formulir pendaftaran anda akan diminta mengisi Faskes. Di kantor BPJS anda dapat melihat banner mengenai daftar klinik/puskesmas/rumah sakit yang bisa dijadikan bahan rujukan anda. Pilihlah klinik/puskesmas terdekat dari rumah anda. Bisa juga melihat data faskes di http://bpjs-kesehatan.go.id/bpjs/index.php/pages/detail/2014/14/Fasilitas-Kesehatan
  • Jika dalam satu KK ada yang sudah memiliki BPJS, maka bawalah fotokopi kartu BPJS tersebut karena petugas akan menanyakan no kartu BPJS anggota keluarga anda.
  • Setelah selesai verifikasi,anda akan diminta ke loket untuk penginputan data. Simpanlah virtual account yang diberikan petugas di kertas tersebut berisi tanggal kapan anda dapat membayar dan pengambilan kartu BPJS. Saat ini pembayaran dan pengambilan kartu menunggu hingga 2 minggu jadi tidak bisa langsung jadi.

Ada beberapa hal seseorang jadi bolak balik mendaftar :

  • Persyaratan yang dibawa kurang, sehingga anda harus kembali lagi ke BPJS untuk melengkapi persyaratan.
  • Semua anggota keluarga yang ada di KK harus mendaftar sebagai peserta BPJS jadi jika dari 5 orang anggota hanya 1 orang yang mendaftar maka ke empat anggota keluarga yang lain harus mendaftar juga. Jika masih ada anggota keluarga yang belum mendaftar, maka anda tidak dapat melengkapi data.
  • Fotokopi buku tabungan, dari BPJS memang hanya menunjuk 3 bank yaitu Bank BRI, Bank Mandiri atau Bank BNI. 3 Bank tersebut memang yang bekerjasama dengan BPJS. Pada saat saya tanya ke petugasnya kita bisa membayar ke teller dan ATM jadi bagi anda yang tidak punya tabungan di ketiga bank diatas, anda bisa melampirkan fotokopi buku tabungan anda di bank lain dan membayar ke teller di antara ketiga bank tersebut.

Berapa lama waktu yang saya habiskan mendaftar BPJS ?

Saya sampai pukul 9 pagi, yang lama adalah waktu mengantri selama 1 jam lebih. Waktu itu ada 20 orang yang sama-sama mengantri dan petugas verifikasi hanya 1 orang. Jadi saya harus menunggu giliran, proses verifikasi saya tergolong cepat sekitar 5-10 menit. Kalau anda membawa persyaratan lengkap maka proses verifikasi cepat. Setelah dianggap beres, petugas akan meminta anda membaca dan menandatangani Surat Pernyataan Pendaftaran BPJS. Anda akan diberi nomor antrian menuju loket untuk penginputan data. Setelah menuju loket dan penginputan data, petugas akan memberikan virtual account dan menjelaskan tanggal berapa anda membayar dan mengambil kartu BPJS. Memang kartu tidak langsung jadi karena anda diberi jeda selama 2 minggu baru setelah itu dapat membayar dan mengambil kartu BPJS. Setelah membayar di bank, anda kembali lagi ke BPJS untuk mengambil kartu.

Apa yang masih dibenahi dari pelayanan pendaftaran BPJS ?

  • Informasi persyaratan pendaftaran, masih banyak masyarakat yang masih simpang siur mengenai syarat mendaftar BPJS. Saya waktu datang pertama kali bertemu satpam kemudian dia hanya menunjukkan ke arah banner syarat-syaratnya. Malah ada ibu-ibu yang masih tanya sana sini pada orang yang mengantri mengenai informasi pendaftaran. Terlihat disini informasi mengenai prosedur persyaratan belum tersosialisasikan dengan baik.
  • Petugas verifikasi hanya 1 orang, saya pikir kalau 1 orang maka wajar bisa mengantri berjam-jam. Jadi terbayangkan kalau pada saat itu yang mengantri ada 100 orang, berapa lama waktu yang dibutuhkan petugas untuk memverifikasi.

Jangan menggunakan Jasa Calo. Ketika saya mendaftar, tidak ada orang yang menawarkan jasa cepat buat kartu BPJS. Tapi, menurut teman saya yang dulu mendaftar, ada calo yang menawarkan bantuan cepat membuat kartu BPJS bayar 100ribu. Tidak rumit, jika anda mau mengikuti prosedur. Toh,yang lama itu sebenarnya mengantri. Anda juga bisa menggunakan hotline BPJS 1500400 untuk bertanya mengenai seputar BPJS.