Mohon tunggu...
tika habeahan
tika habeahan Mohon Tunggu... Mahasiswa - Be do the best

MENJADI BERKAT BAGI SESAMA

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

OSF Reute Jerman Hadir di Indonesia

14 November 2022   22:33 Diperbarui: 14 November 2022   22:38 89
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

OSF adalah sebuah kongregasi Fransiskan yang berasal dari Jerman. Kongregasi ini berdiri sejak tahun 1848 di Jerman tepatnya di Biara Reute - Ehingen, Dan pada tahun 1964 OSF hadir di Keuskupan Sibolga. Kongregasi OSF bernaung di bawah Keuskupan, oleh karena itu kongregasi ini berkarya diberbagai wilayah keuskupan. Saat ini OSF Reute -  Jerman berkarya di 3 negara yakni Jerman, Brazil dan Indonesia.

Di Indonesia sendiri OSF hadir di 5 keuskupan yakni keuskupan sibolga, keuskupan Medan, Keuskupan Pangkal Pinang, Keuskupan Semarang, Keuskupan Ende. Adapun yang menjadi karya kongregasi ini adalah bidang pendidikan, kesehatan, panti asuhan, asrama puteri , karya patoral seperti rumah ret-ret, bakery dan konveksi.

Saat ini OSF Reute- Sibolga telah memiliki komunitas sebanyak 12 unit di keuskupan Sibolga dan 17 unit karya yang berkecimpung dalam dunia pendidikan dan kesehatan. Terkhusus di wilayah sibolga, kami beralamat di Jl. Zainul Basri Huta galaung No 2 Pandan kabupaten TapTeng.

Beginilah kesaksian hidup kami sebagai kongregasi yang bernaung di bawah keuskupan. Pertama-tama kami harus menyadari dan mengingat ke tiga kaul yang kami ikrarkan yakni kaul ketaatan, kaul kemurnian, kaul kemiskinan. Oleh sebab itu " Ketaatan menjadi kunci dari setiap pelayanan kami. 

Ketaatan terhadap pemimpin gereja serta ketaatan terhadap pemerintah setempat. Kami menjalankan apa yang disebut sebagai kewajiban dan kami berhak mendapatkan apa yang menjadi hak kami. Inilah kunci pertama dari pelayanan kami. 

Tentu kesaksian yang kami buat bukanlah hanya sekedar info atau gambaran luar tentang diri kami namun bagaimana kami dapat terjun langsung untuk mengalami dan melihat apa yang sedang terjadi di tengah-tengah dunia melalui masyarakat dan gereja dimana kami tinggal.

Adapun kharisma dari pelayanan kami adalah " Mengabdi Allah dalam diri sesama yang menderita" Kharisma ini bukan hanya sekedar kumpulan kata, melainkan motivasi bagi kamu untuk melayani kaum kecil dan papa. Setiap kita pasti tidak menghendaki adanya kaum miskin dan papa, namun kita juga tidak menutup mata dengan keadaan sekitar kita bahwasanya ada kaum papa disekitar kita. Situasi inilah yang melatarbelakangi karya-karya kami.

Seperti sekolah-sekolah, kami menyadari bahwa setiap orang berhak untuk mendapatkan pendidikan atau hak wajib belajar selama 12 tahun. Adanya sekolah bukan pertama-tama untuk melakukan transaksi melainkan transformasi ilmu. Sekolah menjadi rumah kedua bagi setiap orang untuk membekali dirinya dengan berbagai ilmu pengetahuan. 

Dari berbagai sekolah yang kami tangani, tidask menutup kemungkinan bagi siapapun untuk belajar disana. Soal uang sekolah nanti kita bicarakan, hehehe yang penting seseorang ada niat untuk belajar mari belajar bersama kami, mengukir masa depan di tempat yang telah kami sediakan. Sekolah- sekolah yang kami tangani menyediakan fasilitas yang memadai untuk belajar.

Selain sekolah-sekolah, kami juga bergerak di bidang kesehatan. Seperti yang saya katakan bahwa tidak ada orang yang menghendaki dirinya jatuh sakit. Namun dikarenakan berbagai hal maka akan selalu ada orang yang sakit. Dan memang kesehatan adalah yang paling mahal dalam hidup.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun