Mohon tunggu...
T.H. Salengke
T.H. Salengke Mohon Tunggu... Petani - Pecinta aksara

Ora et Labora

Selanjutnya

Tutup

Kurma

Refleksi Ramadan dan Harapan Menuju Syawal

23 Mei 2019   16:11 Diperbarui: 23 Mei 2019   20:50 43
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
(Dok. Al Arabiya English)

Dalam menjalankan ibadah puasa Ramadan 1440 Hijrah, umat Islam telah melewati sepuluh hari pertama dan kini dalam sepuluh hari kedua. Sepuluh hari pertama Allah membuka pintu Rahmat dan sepuluh hari kedua dibukanya pintu keampunan. Selanjutnya hamba yang berpuasa akan memasuki sepuluh hari ketiga dimana Allah akan membebaskan hamba-Nya yang berpuasa dari siksa api neraka. 

Selain itu, pada masing-masing pembagian sepuluh hari tersebut diketahui bahwa sepuluh hari pertama Allah membelenggu setan dan jin, membuka pintu surga dan menutup pintu neraka. Pada sepuluh hari kedua Ramadan merupakan waktu pertama diturunkannya al-Qur'an. Sementara pada sepuluh hari ketiga Allah menurunkan satu malam Lailatur Qadar yang nilai kebaikannya setara dengan seribu bulan.

Kini umat Islam baru melewati pertengahan Ramadan yang sebaiknya dapat dimanfaatkan untuk mengevaluasi hari-hari yang telah dilalui supaya bisa memaksimalkan sisa waktu berpuasa hingga menjelang Syawal tiba.

Target Menuju Syawal 

Syawal merupakan momen sakral yang dirayakan oleh umat Islam di seantero dunia sebagai bentuk kemenangan atas perjuangan melawah hawa nafsu selama sebulan penuh berpuasa. Bahkan orang-orang non-muslim pun ikut serta merayakan hari kemenangan ini sebagai bentuk kerukunan antar umat beragama.

Untuk mencapai hari kemenangan, kaum muslimin harus berjuang keras dan berkomitmen dengan segala ketentuan yang digariskan oleh agama dan masyarakat. Untuk itu, masing-masing harus memiliki target capaian supaya lebih jelas skala prioritas yang perlu untuk diperhatikan.

Setiap manusia tentu memiliki target tersendiri menjelang Syawal tiba. Ada yang berusaha membeli kendaraan supaya memudahkan diri mereka dan keluarga dalam bersilaturrahmi. Ada yang target menghasilkan sejumlah artikel, ada juga yang berusaha menerbitkan buku atau menyelesaikan skripsi supaya segera wisuda.

Syawal menjadi hari kemenangan bagi seluruh umat Islam. Oleh karena itu hendaknya dapat memastikan diri dan orang-orang di sekitar dapat mencapai kemenangan tersebut. Kesyukuran dan kegembiraan juga kendaknya dirayakan bersama-sama termasuk dapat dirasakan oleh saudara-saudara non-muslim.

Kewajiba Menjelang Syawal

Di tengah kegembiraan menyambut Syawal tiba, jangan sampai tidak menyisihkan rezeki untuk zakat fitrah dan zakat maal. Selain itu juga bisa dalam bentuk infak untuk membantu meringankan beban mereka yang kurang mampu.

Mempersiapkan diri menyambut Syawal merupakan anjuran dalam rangka aktualisasi hari kemenangan dan kesuksesan bagi yang berpuasa. Yang paling penting dapat meraih kemenangan dari ibadah puasa dan ibadah-ibadah lainnya serta sukses dalam segala usaha sesuai yang diharapkan. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Kurma Selengkapnya
Lihat Kurma Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun