Thomas Ferdi Leihitu
Thomas Ferdi Leihitu BUMN

Tuliskan dan Rasakan

Selanjutnya

Tutup

Finansial

Mulai Investasi Barang Lelang Sekarang [Part 2]

30 Maret 2019   20:11 Diperbarui: 30 Maret 2019   20:17 41 0 0
Mulai Investasi Barang Lelang Sekarang [Part 2]
Barang laku via lelang online

salam Nge-Bid

Menyambung tulisan saya dari part 1 beberapa hari yang lalu, di part 2 ini saya ingin mengajak pembaca menikmati asiknya lelang yang sifatnya santai tapi aura lelangnya masih terasa, yaitu lelang via media sosial. 

Menyimak dalam pengertian lelang yang saya tulis di part 1, maka menurut saya lelang dari segi pelaksanaannya ada yang diatur oleh negara dan aday yang dilakukan secara praktis oleh masyarakat demi mendapatkan harga jual yang tertinggi. Keuntungannya lelang praktis semacam di media sosial tidak dikenakan pajak. Sebagai informasi, apabila kita memenangkan lelang negara via website lelang.go.id maka ada Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) atau biasa disebut bea yang harus dibayar yaitu:  lelang eksekusi barang rampasan negara maupun bukan rampasan negara besarnya sama, barang tidak bergerak 2% dan barang tidak bergerak 3%. 

sumbernya Peraturan Pemerintah (PP) no 3 Tahun 2018 Tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berlaku pada kementerian keuangan. Pembahasan lelang jenis yang agak berat ini akan saya jabarkan dengan serunya praktek di lapangan pada part 3.

BACK TO THE TOP

Lelang via medsos akan saya ambil samplenya yang sudah berjalan dan sudah saya ikuti dan saya pernah menangkan juga barangnya dan juga pernah gigit jari akibat kalah penawaran. Yang akan saya bahas adalah lelang via Instagram. Caranya mudah, ketik aja auction atau lelang di IG anda nanti akan keluar beberapa pilihan, dan semakin hari semakin banyak. silahkan dilihat dan disimak aja aktivitasnya. namun yang saya pernah ikuti IG @auctionalley, @lelangganan, @3dauction dan lainnya saya belum ikuti. Saya tegaskan saya bukan marketing mereka, tapi saya kagum dengan cara kerja adminnya yang rutin posting, dan tidak pernah kehabisan barang, dan start harga untuk produk-produknya mulai dari 0, 100k, dan lainnya tergantung kebijakan masing-masing.

Pengalaman indah saya adalah pernah memenangkan sepasang sepatu wanita merk mahal dengan harga tidak sampai 200 ribu, dan itu saya berikan sebagai hadiah untuk istri saya. Karena dapetinnya harus berjuang dan berdoa semoga tidak ada lagi user yang nawar. hehe. akhirnya menang, byuar biaya ongkir dan kirim.

Ada juga pengalaman buruk, ikutan lelang coffee maker, bersaing, dan menang di detik terakhir, setelah dikirim tempat kaca buat air panasnya malah retak karena packaging yang kurang bagus, akhirnya saya perbaiki dan menambah sedikit biaya. tapi total biaya yang saya keluarkan masih jauh lebih murah dari harga kalau beli baru. haha, bisa tertawa lagi deh.

Ada juga perasaan bete, mau banting hape, saat penawaran jam tangan merk terkenal kalah jauh dengan user lainnya yang sudah kalap ketik harga dan saya sadar modal saya... ah sudahlah yang penting lelangnya seru, kita jadi belajar berjiwa besar kalah dan tidak sombong kalau menang. 

LELANG IG ITU SERU

Terlepas dari rasa penasaran yang tidak tertahanakn terhadap dapur perusahaan para akun IG tersebut yang bisa banting harga tapi bisa untung juga di saat yang sama, saya berkesimpulan lelang via IG tersebut seru, tinggal online dimana saja, ketikkan jari, dan komitmen nah barang datang, dua pihak senang. Kenapa seru?

1. Ada unsur kaget saat tahu lelang HP yang cukup mahal start mulai dari 100k.

2. Ada unsur spekulasi, karena kita tidak tahu lawan kita, dan modal lawan kita.

3. Ada unsur adrenalin yang naik saat melihat ada lawan dan kita sibuk melihat waktu, di saat yang sama juga doa semoga tidak banyak yang tau ada lelang saat ini.

4. Ada unsur praktis disitu yang mungkin tidak semua orang/instansi menyadari bahwa ternyata Selling is Fun with auction way 

5. Ada waktu belajar untuk menahan diri dan mengenali siapa kita sebenarnya, si sabar? si buru-buru? si nafsu? 

 

jadi, tertarik mencoba?