Mohon tunggu...
Theresia Iin Assenheimer
Theresia Iin Assenheimer Mohon Tunggu... Lainnya - Ibu dari dua putra

Belajar menulis

Selanjutnya

Tutup

Inovasi Artikel Utama

Penghematan Energi Sejak September di Jerman

7 September 2022   03:47 Diperbarui: 7 September 2022   12:27 940 65 18
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi energi terbarukan (Sumber: Freepik)

Penghematan energi

Bulan September perlahan telah menapak sehari demi sehari. Siang hari suhu udara masih mencapai 30 derajat, tetapi pagi hari toh sudah mulai gelap dan dingin. Suhu di pagi hari sudah mencapai 12 derajat.

Bayangan musim dingin pelan tapi pasti telah di depan mata. Ancaman Putin untuk memutar kran gasnya semakin keras. Mau tidak mau kami telah siap siaga.

Mulai 1 September ini, Tankrabatt atau subsidi bensin dan diesel berakhir juga 9 Euro tiket, yaitu harga tiket bulanan kereta 9 Euro juga berakhir.

Berarti harga mahal bensin, diesel, dan tiket bus dan kereta harus dibayar utuh tidak ada subsidi lagi.

Corona dua tahun lalu telah kami hadapi dan lalui bersama dengan baik, mengapa sekarang tidak.

Selama ini, bangsa Jerman selalu berlimpah air dan energi, tidak terbayangkan bahwa di musim dingin akan kedinginan. Tidak terbayangkan juga bahwa dari kran air kami tidak menetes air lagi. Mati lampu atau orang Jawa bilang oglangan hampir tidak pernah terjadi.

Semua itu dulu. Dulu sebelum perang Ukraina. Dulu sebelum klima wandelt atau perubahan iklim terjadi. Saat ini, mulai September ini, pemerintah Jerman bahkan mengeluarkan aturan untuk menghemat energi. 

Langkah-langkah kongkret penghematan energi tersebut antara lain:

Berlaku untuk perusahaan dan toko

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
Mohon tunggu...

Lihat Konten Inovasi Selengkapnya
Lihat Inovasi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan