Mohon tunggu...
Theresia Iin Assenheimer
Theresia Iin Assenheimer Mohon Tunggu... Lainnya - Ibu dari dua putra

Belajar menulis

Selanjutnya

Tutup

Travel Pilihan

Sungai Indah Alami di Tengah Kota Zuerich

1 Agustus 2021   06:26 Diperbarui: 1 Agustus 2021   07:00 142 23 6 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Sungai Indah Alami di Tengah Kota Zuerich
Sungai Sihl yang hijau di tengah kota Zuerich/Dokpri

Zuerich merupakan kota Bank kota perekonomian terletak di sebelah utara danau Zuerich. Kota tua yang cantik menawan di pinggir sungai Limmat yang bermuara di danau Zuerich. Selain sungai Limmat, sungai Sihl juga mengalir di kota bank tersebut.

Saya tulis di sini karena saya sungguh terkesan akan keindahan, kejernihan dan kealamian sungai ini, saking bersihnya air sungai dan air danau di Zuerich bisa langsung diminum. 

Seperti kota-kota di Eropa, pinggiran sungai merupakan tempat tamasya  dengan restauran, kaffee dan taman-tamannya yang terpelihara dan cantik. Setiap kali kami ke Zuerich, tidak bosannya kami jalan-jalan sepanjang sungai Limmat dan sungai Sihl.

Sungai Limmat

Sungai Limmat yang lebar dan jernih membelah  kota tua nan cantik di Zuerich. Sungai ini nantinya mengalir sampai sungai Rhein di Jerman dan sampai ke laut utara.

Dengan kapal di sungai Limmat,menikmati  keindahan kota tua Zuerich. Bangunan-bangunan indah di pinggir sungai Limmat tersebut :

1.Zueriche Rathaus atau gedung balai kota. 

Balai kota ini dibangun tahun 1694 dengan arsitek Joseph Furttenbach ruang dalamnya dengan gaya barock.

2.Gereja Grossmuensters dengan dua menara cantiknya..

 Merupakan gereja protestan di kota tua Zuerich, di bangun tahun 1100 dan 1220.. Gereja Grossmuenster dengan menara kembarnya merupakan ciri khas kota Zuerich.

3. Fraumunster - Kirche atau gereja Fraumunster

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN