Mohon tunggu...
Anjas Permata
Anjas Permata Mohon Tunggu... The Architect

Professional Executive, Hypnotist, Hypnotherapist, Penulis, Praktisi Mind Technology, Motivator

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Berhenti Mengejar Wanita Atasi Kejomloan Kronis

24 Oktober 2020   20:24 Diperbarui: 25 Oktober 2020   08:31 1026 26 1 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Berhenti Mengejar Wanita Atasi Kejomloan Kronis
ilustrasi pria mengejar wanita. Sumber: datingcoachsos.com

Jomlo bukanlah nasib sial tapi sebuah prinsip kebebasan yang bermartabat. Siapa bilang jomlo menyedihkan? Justru mereka yang terikat dan menjadi budak cinta mesti ditertawakan. 

Tak ada habisnya ketika membahas kehidupan percintaan antara pria dan wanita. Banyak nilai-nilai paradoks terlanjur mengakar kemudian bertransformasi menjadi sebuah perilaku yang bertolak belakang dengan realita. Utamanya bagi kaum Adam yang seharusnya mengambil peran vital bagi kebahagiaan sebuah hubungan. 

Salah satu perilaku kurang elegan tapi sering dilakukan pria adalah "Mengejar Wanita". Perlu dicermati bahwa konsep Mengejar artinya ada 2 pihak yang saling berbeda kepentingan. Satu orang mengejar dan yang lain dikejar.

mengejar dan dikejar
mengejar dan dikejar

Coba sekarang Anda bayangkan sedang dikejar harimau buas yang kelaparan. Harimau yang mengejar berupaya keras mendapatkan Anda sedangkan Anda sebagai targetnya akan berlari menjauh bukan? 

Sang pria berusaha mati-matian mengejar wanita dengan berbagai jurus, namun kenyataannya si wanita malah menjauh bahkan menolak cintanya. Inilah yang menjadi salah satu akar penyebab jomlo kronis (hehe). Saya jadi teringat salah satu lagu grup band Five Minutes SKSJ yang artinya "Semakin ku kejar, semakin kau jauh"


Kondisi seperti ini bukan sepenuhnya salah sang Pria, kompleksitas proses pembentukan karakterlah yang sepatutnya dievaluasi. Dalam teori Psikologi Sosial ada beberapa sumber referensi yang dapat mempengaruhi karakter seseorang. Lingkungan menjadi faktor pengaruh paling utama.

Setidaknya ada lima hal yang mempengaruhi lingkup psikologi sosial seseorang :

Figur Otoritas

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x