Mohon tunggu...
Thamrin Dahlan
Thamrin Dahlan Mohon Tunggu... Guru - Saya seorang Purnawirawan Polri. Saat ini aktif memberikan kuliah. Profesi Jurnalis, Penulis produktif telah menerbitkan 24 buku. Organisasi ILUNI Pasca Sarjana Universitas Indonesia.

Mott Menulis Sharing, connecting on rainbow. Pena Sehat Pena Kawan Pena Saran

Selanjutnya

Tutup

Vox Pop

Pak Ahok, [Usul] Batik Jadi Seragam Satpol PP Pemda DKI

2 Oktober 2015   08:56 Diperbarui: 2 Oktober 2015   09:17 538
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Batik Betawi

Jamaah haji Indonesia sudah mengenakan busana batik.  Busana sebagai identitas asli bangsa Indonesia di kancah internasional.  Namun ketika wukuf di padang arafah ada baiknya busana yang dipakai hanya 2 helai itu tetap berwarna putih untuk menjaga kekhusyuan.  Setelah tahalul silahkan berbatik ria kembali, yang penting menutup aurat.   Paling tidak berbatik akan memudahkan para petugas haji bila menemukan jamaah Indonesia yang kesasar. 

Jadi cocoklah hari batik nasional yang ditetapkan jatuh tanggal 2 Oktober dijadikan momentum untuk berbatik bagi komunitas lain. PNS Pemda DKI telah melaksanakan reformasi kultural dengan mengenakan busana khas adat Betawi pada hari hari kerja tertentu. Komunitas lain yang masih dibawah wewenang Pak Gubernur AHOK dimaksud adalah Satpol PP. Bapak   Gubernur DKI nampaknya agak sulit juga mengendalikan semangat polisi khusus daerah ini bersebab seragamnya yang ke tentara tentaraan.   Terkadang semangat anggota Satpol PP melebih kewenangan yang tentu berakibat kepada protes warga terutama pedagang kaki lima. 

Ada penelitian empiris yang mengidentifikasikan bahwa terdapat  hubungan yang bermakna (siqnifikan) anatara busana yang dipakai seseorang dengan perilaku. Seorang yang berkain sarong dan berkopiah tentu selalu bermukim di masjid atau mushola, agak aneh kalau dia bermain main di lapangan bola.  Dengan busana muslim itu  tentu sikapnya santun dan selalu mengucapkan Assalamualaikum. Seseorang yang mengenakan Busana Batik akan mengubah cara dia berjalan, cara dia bertutur, tak pantas rasanya dia membentak orang lain ketika berada di resepsi. Jadi busana memproteksi seseorang dalam berbuat yang kurang ajar. Atau sebaliknya busana membuat seseorang malah menjadi lebih garang d ganas ketika dia berbusana reman. 

Demikian juga dengan Satpol PP, dengan seragam yang ibarat tentara atau polisi, perilaku mereka terkadang melebihi sikap seorang tentara asli.  Dahulu saya pernah mengusulkan kepada Gubernur agar mengganti seragam Satpol PP itu dengan kain sarong saja.   Nampaknya usulan itu kurang diminati, kecuali Satpol PP sedang bertugas sebagai Hansip ketika melakukan ronda malam diseputar kampong.  Pada saat ronda malam  bolehlah dia berkain sarong untuk menahan udara malam nan dingin  menyenga, namun ketika berada di fasilitas umum agak repot juga menggulung kain sarong di pinggang.

Reformasi Kultural Satpol PP

Nah karena usulan itu ditolak maka muncul saran baru terkait Seragam Satpol PP Pemda DKI. Usulan yang paling ideal adalah mengganti seragam Satpol PP yang semi militer itu dengan baju batik dan celana batik.   Dapat dipastikan, anggota Satpol PP yang tadinya garang pasti berubah drastis menjadi seorang aparat kemanan nan sopan dan santun, ramah tamah serta baik hatinya namun tetap berwibawa.  Senyum lebar sampai ke kuping pasti akan selalu menghiasi wajah anak buah Pak Gubernur yang bertugas menjaga ketertiban dan keamanan di ibukota. Maap kalau celana batik ngak disetujui, ya oke pakai baju batik saja.  Sebagai reverensi Security Trans Jakarta sudah mengenakan seragam batik pada hari hari tertentu.

Batik milik kekayaan budaya nasional Indonesia juga merupakan kekayaan dan dicintai oleh warga yang kebetulan di tugasi menjadi aparat keamanan bernama Satpol PP itu. Tentu bukan sembarang batik yang digunakan oleh Satpol PP.  Batik tersebut harus mempunyai motif yang sama biar seragam dan melambangkan sektor keamanan dalam negeri.   Seragam Batik Satpol PP harus  lain dari pada lain sehingga sebagai seragam itu otomatis menjadi penanda inilah Satpol PP. 

Pak AHOK boleh juga  mengadakan sayembara untuk  para designer busana untuk memilih seragam batik motif apa yang paling cucok untuk polisi pemda ini. Sebagai patokan harus pastikan motif batik menggunakan corak Betawi. Perkembangan Batik Betawi sudah ada sejak jaman Batavia. Dahulu, Batik Betawi diproduksi secara rumahan di beberapa tempat seperti di Palmerah, Bendungan Hilir, Karet Tengsin, dan Kebon Kacang. Beberapa contoh Batik Betawi yang asli bisa dijumpai di Museum Tekstil di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. http://fitinline.com/article/read/batik-betawi/

Puji Ahok

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Vox Pop Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun