Mohon tunggu...
Teopilus Tarigan
Teopilus Tarigan Mohon Tunggu... Pegawai Negeri Sipil

https://www.youtube.com/channel/UC23hqkOw50KW12-6OHvnbQA

Selanjutnya

Tutup

Film Pilihan

"Still Human", Kita Semua Masih Manusia dan Masing-masing Punya Impian

22 Juni 2020   11:26 Diperbarui: 22 Juni 2020   11:33 71 3 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
"Still Human", Kita Semua Masih Manusia dan Masing-masing Punya Impian
Sumber: mydramalist.com

Still Human adalah sebuah film drama komedi yang dibintangi oleh Anthony Wong, seorang aktor kenamaan dari Hongkong, yang berperan sebagai Leung Cheong-wing. Ia adalah seorang pria paruh baya yang cacat dan hari-harinya sebagian besar di atas kursi roda.

Ini adalah sebuah drama kehidupan yang ditampilkan dengan simpel namun mengandung makna yang dalam tentang kehidupan, dengan segala masalah dan impian yang melingkupi manusia-manusia di dalamnya.

Film yang diproduksi pada tahun 2018 dan dirilis pertama kali di Hong Kong pada 11 April 2019 ini ditulis dan disutradarai oleh Oliver Chan Siu Kuen, sebagai film perdananya. Film ini juga dibintangi oleh Crisel Consunji, seorang seorang penyanyi profesional dan pendidik kreatif di Hongkong, yang dalam film ini berperan sebagai Evelyn Santos, seorang mantan perawat dari Filipina yang menjadi pembantu dan yang mengurus Tuan Cheong-wing. Bagi Crisel Consunji, ini juga merupakan film perdananya.

Film ini menceritakan tentang hubungan manusia dari latar yang berbeda, baik kondisi fisik, suku bangsa, bahasa, status sosial, dalam bungkus komedi dan kekuatan perasaan. Manusia dari berbagai latar yang berbeda itu memiliki satu kesamaan, bahwa semua manusia mempunyai impian.

Judul film ini seakan ingin menyampaikan pesan bahwa dalam semua keadaan, kita sama-sama masih manusia, yang harus saling menghormati dan diperlakukan sama. Kesetaraan, keadilan dan perlakuan yang sama adalah persoalan kehidupan manusia yang masih tetap menemukan tantangan di berbagai tempat di dunia hingga kini.

Maka tidak heran, tema yang diusung dalam film berdurasi 1 jam 55 menit ini membuatnya memenangkan 6 penghargaan film di Hong Kong. Termasuk Penghargaan Film Asia untuk Sutradara Baru Terbaik, Penghargaan Asosiasi Kritikus Perfilman Hong Kong untuk Skenario Terbaik dan Aktor Terbaik, dan Penghargaan Perfilman Hong Kong untuk Sutradara Baru Terbaik, Aktor Terbaik, dan Penampil Pendatang Baru Terbaik.

Evelyn, yang warga Filipina, datang ke Hongkong untuk mencari pekerjaan sebagai pembantu rumah tangga. Ia mendapatkan pekerjaan itu, sekaligus sebagai perawat bagi Tuan Cheong-wing, yang lumpuh setelah sebuah kecelakaan dalam pekerjaan konstruksi. Ia menggunakan kursi roda dan membutuhkan bantuan dalam kesehariannya.

Evelyn menyukai fotografi. Tuan Cheong Wing tidak fasih berbahasa Inggris, sementara Evelyn sama sekali tak fasih berbahasa Kanton, ditambah Tuan Cheong-wing adalah seorang pemberang, maka Evelyn perlahan menutup impian dan hobinya di bidang fotografi.

Seiring waktu berjalan, ketergantungan Tuan Cheong-wing kepada Evelyn karena keterbatasan fisiknya membuat mereka semakin terikat. Lagipula tampaknya tidak banyak pembantu dan perawat yang tahan dengan tempramen Tuan Cheong-wing.

Kedua orang yang tampak seperti orang yang kehilangan harapan ini tanpa diduga menemukan kembali impian mereka karena adanya ketulusan satu sama lain.

Karena latar belakangnya adalah seorang mantan perawat, dan karena perceraiannya dengan suaminya dari pernikahannya yang buruk, membuat Evelyn semakin yakin bahwa kenyataan di depan mata untuk menghidupi orang tua dan anaknya di Filipina adalah yang terutama. Impiannya untuk menjadi seorang fotografer harus ditunda atau malah akan pupus selamanya. Kata Evelyn: "Kebutuhan di depan mata tidak bisa ditunda, tapi impian masih bisa ditunda".

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x