Mohon tunggu...
Teguh Ari Prianto
Teguh Ari Prianto Mohon Tunggu... Penulis - Tutor

Praktisi sosial budaya dan literasi masyarakat. Tutor PKBM Sukamulya. Alumni FISIP Universitas Al-Ghifari. Tinggal di Bandung

Selanjutnya

Tutup

Healthy Artikel Utama

Fungsi Tepat Layanan Posyandu dan Deteksi Dini Sebaran Polio di Indonesia

25 November 2022   10:32 Diperbarui: 25 November 2022   18:00 193 11 1
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi pemberian vaksin cegah polio kepada anak balita. | Foto: Kompas.com/Bahana Patria Gupta

Mengantar anak ke Posyandu atau Pos Pelayanan Terpadu yang berada di lingkungan pemukiman, rasanya sudah menjadi hal biasa, terutama bagi orangtua yang masih memiliki anak berusia balita (bawah lima tahun).

Ibu, ayah atau orang dewasa lain di dalam keluarga, boleh mengantar balitanya ke posyandu untuk pemeriksaan rutin setiap bulan. Pemeriksaan rutin ini untuk memastikan apakah anak sudah menerima asupan gizi seimbang selama dalam masa pengasuhan dan juga vaksinasi lengkap sesuai dengan yang ditetapkan dalam standar kebutuhan vaksin anak di Indonesia.

Itulah sebagian kecil manfaat posyandu yang dapat kita ketahui secara sederhana. Orangtua memerhatikan keberadaan posyandu di sekitar lingkungannya karena dinilai dapat membantu memberikan edukasi kepada masyarakat perihal pengasuhan dan cakupan kebutuhan anak pada masa tumbuh kembangnya diusia emas yaitu antara usia 0 sampai dengan 5 tahun.

Sebetulnya, selain diperuntukan bagi layanan anak-anak, posyandu juga dapat dimanfaatkan oleh orang dewasa. Layanan bagi orang dewasa dalam hal ini diantaranya meliputi layanan kesehatan ibu hamil dan keluarga berencana atau KB (terutama menyangkut layanan pemberian kondom dan pil KB). 

Beberapa posyandu mengembangkan layanan bagi para orang tua lanjut usia (lansia) dalam bentuk layanan umum dan pemeriksaan kesehatan sederhana lainnya.

Bertemu dengan seorang kader Posyandu, ialah Ibu Linda. Sudah hampir belasan tahun tepat bersama empat kali pergantian masa bakti Ketua RT, Ibu Linda bersama kader lainnya, terus aktif menjadi kader Posyandu dan melaksanakan pelayanan bagi warga RT secara penuh di lingkungan rumah tempat saya tinggal.

Dalam percakapan beberapa waktu lalu saat mengantar anak ke Posyandu, saya mendapat penjelasan bahwa ada beberapa kegiatan mendasar Posyandu yang kita kenal selama ini dan kegiatan tersebut cukup optimal menunjukan fungsi kelembagaan Posyandu. Kegiatan tersebut secara bersamaan berjalan sebagai kegiatan utama dan kegiatan pengembangan.

Berikut beberapa jenis kegiatan Posyandu serta manfaat yang bisa kita perolehnya sebagaimana terurai di bawah ini.

1. Program Kesehatan Ibu Hamil

Prioritas kegiatan Posyandu menyangkut layanan kepada ibu hamil. Masa kehamilan sangat perlu dijaga dalam keseluruhan prosesnya. Untuk itu, Posyandu melakukan layanan untuk bidang yang satu ini yaitu mencakup pemeriksaan kehamilan dan pemantauan gizi.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
Mohon tunggu...

Lihat Konten Healthy Selengkapnya
Lihat Healthy Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan