Mohon tunggu...
Taufik Agung Widodo
Taufik Agung Widodo Mohon Tunggu... Administrasi - Staf analis untuk asuransi

Alumni kampus Airlangga Surabaya

Selanjutnya

Tutup

Lyfe Pilihan

Rekomendasi "All You Can (M)Eat" di Jakarta

7 Januari 2018   13:12 Diperbarui: 7 Januari 2018   13:29 26118
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Udah hari Minggu nih, saya mau kasih beberapa rekomendasi tempat makan All You Can Eat alias AYCE yang pernah saya coba sendiri di Jakarta. aluri Nmanusia untuk makan banyak, kayaknya dipahami  dengan baik oleh para pengusaha restoran sehingga banyak bermunculan restoran All You Can Eat.

AYCE banyak jenisnya mulai dari grill, suki, grill&suki, dimsum, yakiniku, shabu-shabu, Indonesian Food, Western Food, Italian Food, Korean Food dan masih banyak lagi. Kali ini gue mau kasih review alias pendapat pribadi restoran AYCE, yaitu Hanamasa, Onokabe dan Kushiya Monogatari.

Oh ya gue sebelumnya mencomot dari situs ini perihal perbedaan Shuki dan Shabu-shabu, (http://unakunik.blogspot.co.id/2013/02/perbedaan-sukiyaki-dan-shabu-shabu.html)Perbedaan
Nah secara garis besar sudah dijelaskan apa itu shabu-shabu dan sukiyaki, sekarang mari kita lihat perbedaannya yang paling mendasar. Shabu-shabunya kuahnya tidak diberi bumbu, jadi tidak ada rasa. hanya air tawar biasa saja yang di rebus. Tanpa ada bumbu sama sekali. Kemudian, cara makannya semua bahan makanan yang di rebus, di celupkan kedalam sauce yang disediakan, kemudian dimakan.

Sedangkan sukiyaki kuahnya agak sedikit berbumbu seperti gula, kecap, sake, dll. Kuahnya agak kecokelatan dan disedikan telur. Telur dipakai dalam cara makannya, telur dipecahkan, letakkan di mangkuk dan diaduk. Daging yang sudah di rebus dan matang diambil dan langsung di celupkan di telur  dan diratakan kemudian dimakan. Cara makan memakai telur ini hanya untuk daging saja, sedangkan sayuran tidak memakai telur.

Kalo saya disini ngebaginya adalah Bakar dan Rebus. Karena satunya dibakar, satunya direbus. Saya sendiri jujur lebih suka makanan yang direbus karena selain mengurangi minyaknya lebih enak dimakan sehingga lebih banyak porsi yang dapat dihabiskan #ogahrugi.

Hanamasa

Pertama adalah Hanamasa. Siapa sih yang gak  kenal Hanamasa? Resto AYCE yang mengusung konsep ala ala Jepang ini  memang sudah memiliki banyak cabang di Indonesia jadi wajar lah Hanamasa sudah begitu terkenal. Hanamasa sendiri merupakan franchise dari Jepang. Di Indonesia Hanamasa mengusung konsep,"The First Japanese Restaurant In Indonesia, International standard with the concept of Self - Service".

Menu Hanamasa terbilang sangat lengkap. Mulai dari pembuka seperti salad. Kemudian menu utama yang bisa dibakar atau mau direbus mulai dari aneka daging, aneka seafood, aneka sosis, aneka bakso, tofu, aneka sayuran. Bahkan ada juga onigiri,aneka udang yang bisa digoreng dan lain sebagainya. Penutupnya terdapat buah-buahan, rujak, es campur, puding, bahkan ada singkong dan tentunya yang paling saya suka adalah LOPIS.

Di hanamasa langsung diberikan 2 pilihan rebus dan bakar sehingga kita lebih nyaman karena selesai  rebus-merebus, kita bisa mulai bakar-bakaran. Lokasi hanamasa sudah tersebar di banyak kota besar Pulau Jawa dan Bali serta 1 cabang di Medan. Semoga Hanamasa bisa segera membuka cabang di Kalimantan serta Sulawesi karena potensi disana besar  juga. Harga Hanamasa per orang kurang lebih Rp 200ribu.

Arsip pribadi
Arsip pribadi
Favorit Lopis

Arsip pribadi
Arsip pribadi
Kushiya Monogatari

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Lyfe Selengkapnya
Lihat Lyfe Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun