Mohon tunggu...
Tasya Fauziah
Tasya Fauziah Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswi

'never give up on a dream that you've been chasing almost your whole life' -pjm

Selanjutnya

Tutup

Financial

Pengaruh 'Pasar Uang' Antar Bank Dalam 'Ekonomi Syariah' & Perkembangannya di Indonesia

8 Desember 2022   13:43 Diperbarui: 11 Desember 2022   19:57 115
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Finansial. Sumber ilustrasi: PEXELS/Stevepb

     Ekonomi syariah atau islami ini memandang bahwa pasar, negara, dan individu berada dalam keseimbangan, tidak boleh ada sub-ordinat, sehingga salah satunya menjadi dominan dari yang lain. Pasar uang dengan prinsip syariah dapat diartikan sebagai pasar modal dengan sistem perdagangan dan pendanaan jangka pendek dengan prinsip syariah atau islami. 

     Bank Syariah merupakan suatu lembaga keuangan yang berlandasan dengan Ekonomi Islam, dan dalam melakukan sebuah transaksi perbankan tersebut, mengacu pada prinsip profit loss sharing maksudnya adalah sebuah perjanjian kontrak diantara kedua belah pihak dimana masing-masing pihak mengumpulkan adanya sebuah sumber daya (keuangan), didalam sebuah sumber daya tersebut kedua bela pihak menginvestasikannya dalam beberapa proyek dan kemudian saling berbagi keuntungan dan kerugian. 

     Di Indonesia, pengaruh pasar uang antar bank berdasarkan prinsip syariah (PUAS) ini menjadi adanya peningkatan hingga Rp. 44 triliun pada masa pandemi Covid-19 sampai saat ini. Dan saat ini Bank Syariah di Indonesia mulai berkembang pesat, karena Bank Syariah ini terbukti tidak terpengaruh dampak dari krisis ekonomi. Selain itu, mayoritas penduduk di Indonesia yang telah menganut agama Islam juga menjadi salah satu pendorong, karena dari beberapa mereka tidak menggunakan fasilitas bank konvensional yang berlandasan sistem bunga. 

     Walaupun pasti ada saja kendala nya seperti kesulitan mencairkan dana investasi yang sedang berjalan pada saat ada penarikan dana dalam situasi kritis yang akibatnya, bank-bank syariah menahan alat likuiditasnya dalam jumlah yang lebih besar daripada rata-rata perbankan. Akan tetapi, perlu diketahui Bank Indonesia sudah menjanjikan untuk selalu dapat meningkatkan serta memperluas pasar uang antar bank-bank syariah dalam perekonomian syariah di Indonesia. Maka dari itu, Bank - bank syariah di Indonesia seperti BSI, Bank Mega Syariah, BJB Syariah, dan Bank Syariah Indonesia lainnya telah bekerja sama agar dapat memperluas dan memperkuat Bank-Bank Syariah di Indonesia.

     Perkembangan perbankan syariah yang semakin pesat memerlukan pengelolaan likuiditas dan pasar uang yang lebih likuid dan efisien. Maka dari itu, dalam rangka pengelolaan dana bank, baik yang berupa kelebihan maupun kekurangan dana, maka keberadaan Pasar Uang Antar Bank menjadi sangat penting bagi dunia perbankan prinsip syariah (PUAS) sebagai sarana memobilisasi pengumpulan dana masyarakat dan untuk memenuhi atau mempertahankan likuiditasnya.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Financial Selengkapnya
Lihat Financial Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun