Mohon tunggu...
Sutiono Gunadi
Sutiono Gunadi Mohon Tunggu... Purna tugas - Blogger

Born in Semarang, travel-food-hotel writer. Movies, ICT, Environment and HIV/AIDS observer. Email : sutiono2000@yahoo.com, Trip Advisor Level 6 Contributor.

Selanjutnya

Tutup

Travel Story Pilihan

Bromo, Keindahan Alam yang Spektakuler

16 Oktober 2023   10:00 Diperbarui: 16 Oktober 2023   11:03 104
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi (sumber gambar: siarandepok.com)


Aku pergi ke Bromo sudah cukup lama, sekitar 8-10 tahun yang lalu. Aku yang saat itu dinas di Cirebon, tiba-tiba ditugaskan ke cabang Surabaya, karena kepala cabang Surabaya mengundurkan diri. Jadi tugasnya melaksanakan tugas sehari-hari disamping melatih kepala cabang baru. Tugas ini harus dilakukan secepatnya,karena tugas di Cirebon juga harus masih dipantau. Sehingga tiap dua pekan sekali masih harus kembali ke Cirebon. Dan setelah menyelesaikan masalah di Cirebon, langsung kembali ke Surabaya.

Sudah lama aku mengetahui destinasi wisata terbaik di Jawa Timur, yakni Bromo. Aku mengabaikan Semeru, karena aku bukan penggila naik gunung. Pada saat libur akhir pekan, daripada hanya keliling Surabaya dari mall ke mall, aku merencanakan pergi ke  Bromo.

Untunglah beberapa teman kantor di Surabaya, juga mempunyai keinginan yang sama. Lalu kami merancang waktu yang tepat. Bulannya aku sudah lupa, tetapi menjelang Hari Raya Idul Fitri, jadi pada bulan puasa, agar jalanan tidak begitu macet. Karena sekalian ada tugas mengantar parcel Lebaran pada pelanggan di Malang.

Pada saat yang telah ditentukan, kami sudah mempersiapkan baju hangat /jaket, kaus kaki, sarung tangan, sarung, syal, senter, dan topi gunung, serta camilan dan peralatan untuk membuat kopi.

Setelah persiapan lengkap, kami berangkat,dengan tujuan utama mengantarkan parcel Lebaran ke Malang. Meski dari Malang dapat menuju Brpmo, namun kami memilih jalan yang paling nyaman, yaitu melalui Probolinggo. Sebenarnya ada empat arah untuk menuju Bromo, yakni melalui Malang, Pasuruan, Lumajang, dan Probolinggo.

Ketika kami sudah tiba di Probolinggo, timbul keraguan, menginap dulu di Probolinggo lalu pagi-pagi baru naik ke Bromo atau langsung ke Bromo dan menginap di villa dekat Bromo.

Akhirnya, kami memutuskan langsung naik ke Bromo, alasannya kami harus mengejar sunrise yang Indah.

Karena sudah sore menjelang malam, maka saat kami naik ke Bromo,tidak tampak pemandangan yang indah, karena semuanya hitam hanya ada lampu sorot mobil. Ketika kami tiba di Cemara Lawang, kami berhenti pada sebuah warung kopi penduduk untuk minta informasi sambil beristirahat dan minum kopi. Karena udara malam sudah mulai dingin.

Berkat bantuan pemilik warung, kami berhasil mendapatkan villa dan menyewa jeep untuk naik  ke Bromo

Meskipun sudah menyewa villa, tetapi otomatis kami tidak bisa tidur nyenyak, selain udara yang dingin, juga kawatir terlambat bangun saat jeep datang menjemput.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Travel Story Selengkapnya
Lihat Travel Story Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun