Mohon tunggu...
Sutiono Gunadi
Sutiono Gunadi Mohon Tunggu... Pensiunan, freelance copy writer - Blogger

Born in Semarang, travel-food-hotel writer. Movies, ICT, Environment and HIV/AIDS observer. Email : sutiono2000@yahoo.com, Trip Advisor Level 6 Contributor.

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan Pilihan

Omicron Sudah Masuk Indonesia

16 Desember 2021   21:44 Diperbarui: 16 Desember 2021   21:46 178 6 3
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Omicron (sumber: khazminang.id)

Hari-hari menjelang liburan Nataru, sudah tinggal menghitung hari. Pemerintah juga bimbang  ingin menerapkan PPKM yang levelnya lebih tinggi, namun diprotes pihak yang bersangkutan dengan perekononian. Karena liburan, biasanya pariwisata melonjak dan perputaran uang meningkat karena banyaknya pengeluaran untuk belanja.

Saat Pemerintah merencanakan menaikkan level PPKM pada liburan Nataru, maka sebagian warga sudah bepergian terlebih dulu. Yang berduit ke luar negeri, atau berwisata di dalam negeri. Sedang rakyat kecil juga memanfaatkan untuk mudik atau pulang kampung. 

Pada dasarnya, mereka kucing-kucingan dengan peraturan Pemerintah. Warga juga mulai berani menghadiri undangan perkawinan dan melayat temannya yang keluarganya meninggal dunia. Suasana sudah mulai kembali biasa, karena jumlah korban terpapar terus melandai.

Tiba-tiba Pemerintah membatalkan rencana untuk meningkatkan level PPKM, maka hasrat warga untuk bepergian kembali menyeruak. Kompasiana juga ikut tersentak, lalu mengadakan acara "Opini Komunitas" yang bertajuk "Munculnya Omicron, Wisata Ditunda atau Gas Terus". 

Narasumber diambil dari komunitas yang berkaitan dengan jalan-jalan, Koteka dan Back Packer Jakarta. Kompasiana juga sukses mendukung Kemenparekraf dengan memberangkatkan 10 Kompasianer ke Mandalika.

Tiba-tiba minggu ini Indonesia heboh lagi, Omicron yang ditengarai berasal dari Afrika Selatan dan sudah menyebar di 23 negara Eropa, hingga PBSI membatalkan pengiriman atlet-atelet bulu tangkis ke WBF World Championship 2021 di Spanyol. Ternyata ditemukan karyawan di Wisma Atlet sudah terpapar Omicron.

Ini artinya Omicron sudah masuk juga ke Indonesia. Logikanya, banyak OTG yang sudah terpapar Omicron dan berkeliaran di Wisma Atlet sebagai penjenguk pasien, sehingga dapat memaparkan virus pada karyawan Wisma Atlet.

Gejala orang yang terpapar Omicron menurut Pusat Pengendalian Pencegahan Penyakit di Amerika Serikat adalah gejala batuk, mudah lelah 65%, pilek, hidung tersumbat 59%, demam 38%, mual / muntah 22%, sesak napas 16%, diare 11%, dan hilangnya pencuman 8%. Omicron menyerang kelompok umur dibawah 18 tahun 9%, 18-39 tahun 58%, 40-64 tahun 23%, diatas 65 tahun 9%.

Dengan sudah resmi dinyatakannya Omicron sudah masuk ke Indonesia, tidak perlu diwacanai dengan kwpanikan. Tetaplah menaati protokol kesehatan, paling tidak 3M (selalu memakai Masker, menjaga jarak dan sering mencuci tangan dengan sabun pada air nengalir). Akan kebih baik lagi bila ditambah menghindari kerumunan, mengurangi aktifitas di luar rumah dan menghindari makan-minum bersana. 

Meski pada liburan Nataru biasanya ada pesta, sebaiknya batalkan dulu dan lebih baik menaaati protokol kesehatan. Juga bagi yang belum mendapatkan vaksinasi segera melakukannya agar imun atau kekebalan tubuh bertambah.

Bersikaplah menahan diri, jangan berkerumun pada pergantian tahun. Usahakan menahan diri dengan lebih banyak di rumah, makan makanan sehat dan mengkonsumsi vitamin serta rajin berolahraga.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Kesehatan Selengkapnya
Lihat Kesehatan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan