Mohon tunggu...
Sutiono Gunadi
Sutiono Gunadi Mohon Tunggu... Pensiunan, freelance copy writer - Blogger

Born in Semarang, travel-food-hotel writer. Movies, ICT, Environment and HIV/AIDS observer. Email : sutiono2000@yahoo.com, Trip Advisor Level 6 Contributor.

Selanjutnya

Tutup

Edukasi Pilihan

Pendidikan Keterampilan 3B yang Perlu untuk Anak

24 September 2021   09:49 Diperbarui: 24 September 2021   09:51 98 4 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Berenang (sumber: sehatq.com)

Selain belajar atau menuntut ilmu melalui jalur formal yaitu sekolah, keterampilan apa saja yang sekiranya perlu dimiliki oleh anak-anak Anda. Memang biasanya orang tua yang berperan utama dalam menentukan jenis keterampilan yang dipilih. Ada orang tua yang senang anaknya memiliki keterampilan .memainkan alat musik, melukis, bercocok tanam, atau yang lain. Semuanya baik dan tidak ada yang salah.

Dari hasil diskusi dalam komunitas terbatas, akhirnya kami memperoleh kesimpulan, bshwa minimal tiga jenis keterampilan ini yang sebaiknya diajarkan oleh orang tua kepada anaknya, baik laki-laki maupun perempuan, dan dimana saja. Kebetulan dalam komunitas kami, terdapat beberapa teman yang tinggal di Amerika Serikat dan Australia, meski yang dominan menetap di Indonesia dan tersebar di Jabodetabek, Semarang, Surabaya dan Denpasar.

1. Berenang, keterampilan jenis ini mengemuka dengan alasan keselamatan. Memang bahaya tenggelam di sungai, laut atau danau jarang terjadi, tapi paling tidak dengan menguasai keterampilan ini, anak akan aman bila terjatuh di sungai, laut atau danau. Minimal bila anak berkegiatan di sungai, laut dan danau sudah memiliki kepercayaan diri. Kalau terjadi kecelakaan di sungai, laut atau danau, anak minimal mampu bertahan atau berusaha menyelamatkan diri dan tidak sekedar panik dan ketakutan. Paling tidak jangan sampai terdengar seorang anak harus mati tenggelam akibat suatu peristiwa.

Bersepeda (sumber: lifebuoy.id)
Bersepeda (sumber: lifebuoy.id)


2. Bersepeda, keterampilan ini melatih keseimbangan dan koordinasi pada anak. Dapat diawali dengan sepeda roda empat, lalu menjadi roda tiga dan akhirnya roda dua. Akhir-akhir ini bersepeda mulai menjadi tren, dengan istilah gowes, selain sebagai olahraga juga untuk bersosialisasi. Anda tidak perlu harus membelikan anak dengan sepeda bermerek, belikan saja sepeda sesuai dengan kemampuan Anda.

3. Bela diri, apapun jenisnya keterampilan ini membekali anak dengan kepercayaan diri dan mental yang kuat, dan bukannya berharap anak menjadi jagoan. Bagi anak laki-laki diperlukan untuk memperkuat mental bila dibully oleh teman-temannya, sedangkan bagi anak perempuan sebagai bekal untuk menghadapi gangguan maupun kekerasan seksual. Tidak perlu dengan bela diri yang terkesan keras, seperti karate, taekwondo dan kungfu. Namun boleh bela diri yang agak halus seperti taichi, wushu, atau pencak silat. Yang penting anak memiliki mental yang kuat dan berani melawan atau menghadapi tindakan sewenang-wenang dari anak yang lain. Dengan menguasai bela diri, semoga jangan ada anak siapapun yang menjadi korban kekerasan, semoga dapat terhindar dari kemalangan ini.

Nah, selain ketiga jenis ketrampilan ini, bila anak masih merasa sanggup dan tidak jenuh bisa ditambah keterampilan lain maupun olahraga yang bisa menjadi hobi agar selalu bugar, mencegah dan mengecilkan resiko terkena penyakit degeneratif.

Semoga bermanfaat.

Bela diri (sumber: klikdokter.com)
Bela diri (sumber: klikdokter.com)

Mohon tunggu...

Lihat Konten Edukasi Selengkapnya
Lihat Edukasi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan