Mohon tunggu...
Susilo Prayitno
Susilo Prayitno Mohon Tunggu... Guru/pengajar di SMP Negeri 9 Madiun

Jl.Doho No.3A Kel.Winongo,Kec.Manguharjo,Kota Madiun

Selanjutnya

Tutup

Humaniora

Siber IT SMP Negeri 9 Madiun

18 Februari 2020   10:42 Diperbarui: 18 Februari 2020   10:42 14 0 0 Mohon Tunggu...

Saya adalah seorang pria yang lahir pada tanggal 11 Maret 1965, saya diberi nama Susilo Prayitno. Saya lahir di Kelurahan Winongo, Kecamatan Manguharjo di bagian barat Kota Pecel Madiun. Saya dilahirkan dari pasangan, Sutarno dan Sarminem.

Sejak kecil saya tinggal di Kota Madiun, memulai pendidikan di SDN Winongo 2, SMPN 3, dan SMAN 3 dan kemudian mengikuti tes dan lulus sebagai PNS, sambil beberja saya melanjutkan  pendidikan di IKIP PGRI Madiun hingga lulus dan mengajar di SMPN 12 Madiun, di tahun 2004 saya ditugaskan  mengajar di SMPN 9 Madiun hingga sekarang ini. 

Saya dipertemukan dengan jodoh saya dengan seorang wanita dari Magetan bernama Rismiati dan menikah di tahun 1995 dan dikaruniai 2 orang putra, yaitu Ridho Aditya Putranto (anggota Polres Madiun Kota) dan Taufiq Nur Rahman (mahasiswa Politeknik Negeri Madiun).Saya tinggal di Jl.Doho No.3A Kelurahan Winongo,Madiun dan hobi saya adalah olahraga(bulu tangkis,tenis meja) dan mendengarkan musik.

Beruntung sekali bahwa Ibu kepala Sekolah SMPN 9 Madiun mempunyai ide dan program Siber IT untuk semua Bp/Ibu di SMPN 9 Madiun pada awalnya, sehingga saya otomatis masuk mengikuti program tersebut dan bagi saya penguasaan IT bagi guru saat ini adalah hal yang mutlak dan wajib di miliki seorang pendidik di era digital sekarang ini.

Bagi saya dengan menguasai IT (video maker,focusky) dapat mempermudah saya dalam menyampaikan materi kepada siswa, menarik perhatian siswa dalam PBM, menambah dan meningkatkan kemapuan diri saya di IT sehingga bisa mengikuti perkembangan IT di dunia pendidikan, dan yang  paling penting dapat diimplementasikan di kelas.

Dengan berjalannya program Siber IT di SMPN 9 Madiun saat ini saya berharap jangan sampai program tersebut berhenti dan hilang /lenyap di telan bumi, saya mengharapkan program tersebut bisa dikembangkan untuk aplikasi plikasi yang lainnya sehingga kita dapat mempunyai referensi yang banyak untuk PBM yang memanfaatkan It di dalam kelas, disamping itu kedepan tantangan dan perkembangan IT di era digital akan terus berlangsung dan berkembang dengan pesat.

VIDEO PILIHAN