surya hadi
surya hadi Staff

Pengkhayal gila, suka fiksi dan bola, punya mimpi jadi wartawan olahraga. Pecinta Valencia, Dewi Lestari dan Avril Lavigne (semuanya bertepuk sebelah tangan) :D

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Sporting CP, dari Sosial Media Berujung Masalah

13 Juni 2018   10:41 Diperbarui: 13 Juni 2018   10:53 649 0 0
Sporting CP, dari Sosial Media Berujung Masalah
(sumber: telesport.al)

Kekalahan Sporting CP atas Atletico Madrid pada babak perempat final leg pertama Europa League pada 6/4/2018 lalu berbuntut panjang. Setelah penyerangan yang di lakukan fans garis keras Sporting CP kepada para pemain dan official team pada sesi latihan, hingga pembekuan 19 pemain dari tim utama, kini para pemain Sporting CP  berbondong bondong mengajukan surat pengunduran diri kepada Presiden klub Bruno De Carvalho.

Berawal dari Facebook

Masalah di mulai dari kekalahan Sporting CP dari Atletico di Leg 1 babak perempat final Europa League. Setelah kekalahan itu, Presiden klub Bruno De Carlvalho menumpahkan kekesalannya pada akun facebook miliknya. Dalam tulisan yang ia unggah, ia menyerang beberapa pemain yang di anggap tidak bermain maksimal dan membuang buang peluang.

" Yang ingin saya lihat : Tim yang bermain dengan baik, focus dan penuh komitmen dalam bertahan dan menyerang. Dari 11 menjadi 22

Yang saya lihat : Tim yang tidak focus dalam bertahan. 11 pemain kami harusnya bekerja 2 kali lipat di lapangan agar menjadi 22 pemain. Coates dan Methieu melakukan apa yang tidak bisa di lakukan para pemain depan Atletico. Bukannya tampil dengan 22 pemain, kami malah bermain dengan 9 orang " 

Itulah kutipan kalimat yang di unggah Carlvalho pada wall facebooknya. Selain itu, ia juga menyerang beberapa pemain lain yang dianggap membuang buang peluang emas untuk mencetak gol, dan mereka yang mendapat kartu kuning sehingga harus absen di pertemua kedua.

Unggahan itupun viral, hingga kabarnya beberapa pemain yang di serang pun enggan untuk berlatih. Akhirnya kapten tim Rui Patricio menggugah lambang Sporting CP dan membalas komentar Carlvalho melalui akun Instagram miliknya.

(sumber: dailystar.co.uk)
(sumber: dailystar.co.uk)
"Atas nama skuat Sporting, melalui pernyataan bersama ini, kami mengungkapkan rasa muak kami terhadap pernyataan publik presiden klub setelah pada pertandingan kemarin kami gagal memetik hasil yang memuaskan." Ujar kiper yang sudah membela Sporting sejak umur 15 tahun tersebut.

"Kurangnya dukungan pada momen ini dari orang yang seharusnya menjadi pemimpin kami, malah di depan publik menunjuk penampilan seorang pemain padahal hasil tim ditentukan oleh upaya kolektif."

Unggahan Patricio pun di unggah ulang oleh beberapa pemain Sporting CP yang lain, yang intinya mempertanyakan sikap Carvalho sebagai Presiden klub yang justru menyerang para pemainnya secara terbuka di public.

Carlvalho pun berang, dan (lagi) melalui akun facebook miliknya, ia mengatakan bahwa para pemain yang membantah pernyataan Carlvalho melalui social media seperti yang di lakukan RUi Patricio akan di sanksi dan ditindak disiplin (meski belakangan postingan tesebut di hapus) .

"Anak-anak manja ini berpikir bisa kurang ajar, tapi kali ini kesabaran saya habis buat mereka yang berpikiran bisa berada di atas kepentingan klub serta kebal dari kritik." 

Carlvalho pun akhirnya melakukan apa yang di unggahnya di social media dengan membekukan 19 pemain utama di skuad Sporting, yang notabene hampir separuh lebih skuad utama Sporting !!

Puncak dari perseteruan antara para pemain dan Presiden mencapai klimaks di bursa transfer kali ini. Beberapa pemain Sporting menagjukan pengunduran diri, bahkan Rui Patricio selaku kapten klub mengajukan surat pengunduran diri setebal 34 halaman !!

"Saya telah berkecimpun di sepak bola sejak umur 14 tahun. Sekarang saya 63 tahun, dan saya belum pernah mengalami hal seperti ini sebelumnya " ujar Jorge Jesus, pelatih Sporting yang juga hengkang ke Al Hilal.

Ia pun sepenuhnya mendukung apa yang di lakukan para pemainnya dalam menghadapai konflik dengan Presiden klub

"Saya berada di belakang para pemain. Ini adalah skuad yang kuat, tidak ada seorang pun yang mampu memecah belah mereka."  

Kini Sporting pun terancam kehilangan hampir separuh lebih skuad utamanya. Apalagi bursa transfer pemain sudah dibuka. Klub klub eropa pun mulai bisa berburu para pemain Sporting CP yang memang di kenal mampu menghasilkan talenta talenta terbaik sepak bola, mulai dari Luis Figo, hingga pemain terbaik dunia Cristiano Ronaldo.

Sumber 1 2 3 4