Mohon tunggu...
Suprihadi SPd
Suprihadi SPd Mohon Tunggu... Penulis - Selalu ingin belajar banyak hal untuk dapat dijadikan tulisan yang bermanfaat.

Pendidikan SD hingga SMA di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Kuliah D3 IKIP Negeri Yogyakarta (sekarang UNY) dilanjutkan ke Universitas Terbuka (S1). Bekerja sebagai guru SMA (1987-2004), Kepsek (2004-2017), dan Pengawas Sekolah jenjang SMP (2017-sekarang).

Selanjutnya

Tutup

Hobby Pilihan

Mulai Menulis dari Mana?

10 November 2022   02:13 Diperbarui: 10 November 2022   02:29 192
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Mulai Menulis dari Mana?

Sebuah pertanyaan akan muncul ketika seseorang diminta untuk "mulai menulis". Pertanyaan itu lazim ditanyakan karena ia belum terbiasa menulis.

"Mulai menulis dari mana?"

Kegiatan pelatihan, bimtek, kursus, atau istilah sejenis untuk meningkatkan motivasi bidang tulis menulis banyak diselenggarakan, baik luring maupun daring. Semangat peserta umumnya sangat tinggi karena dijanjikan akan dapat menerbitkan sebuah buku solo atau buku tunggal karya sendiri.

Teori dan contoh dipaparkan oleh trainer, mentor, atau pembicara. Keberhasilan "orang lain" yang sudah sukses menerbitkan buku dan "best seller" juga ditunjukkan dengan berapi-api.

Para peserta pelatihan pun tertarik dan bersemangat untuk dapat seperti mereka yang sudah berhasil seperti Andrea Hirata yang sukses menjadi penulis buku yang sebagian sudah difilmkan. Penghasilan Andrea Hirata sebagai pembicara juga fantastis setelah buku-bukunya laris manis.

Selanjutnya, langkah apa yang harus kita lakukan untuk memulai menulis agar segera dapat sukses seperti contoh-contoh yang diberikan  oleh para mentor?

Tahap-Tahap Menulis

 Teori tulis-menulis sebenarnya hanya pemicu, bukan langkah baku yang harus diikuti. Sebenarnya seseorang dapat membuat tulisan bagus tanpa harus mengikuti langkah teoretis dari siapa pun. Mengapa demikian? Jika kita mengikuti langkah demi langkah sesuai teori yang diberikan mentor, tulisan kita akan "kaku" dan kurang "berisi".

Terus bagaimana?

Tulislah apa yang ingin ditulis. Bukan menulis sesuai tahap dalam teori menulis.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Hobby Selengkapnya
Lihat Hobby Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun