Mohon tunggu...
Sulthon Abdul Aziz
Sulthon Abdul Aziz Mohon Tunggu... Lainnya - Volunter Wonderhome Library

Penulis amatir

Selanjutnya

Tutup

Money

Aspek Finansial (Bumdes Jagalan)

11 Januari 2021   23:01 Diperbarui: 11 Januari 2021   23:15 371
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

ASPEK FINANSIAL

Tujuan utama analisis aspek finansial dalam studi kelayakan bisnis adalah untuk mempertimbangkan rencana investasi dengan menghitung biaya dan manfaatnya. Sehingga dapat dilihat modal yang dibutuhkan, dana yang tersedia, kemampuan untuk mengembalikan dana dalam waktu yang telah ditentukan.

Aspek finansial setidaknya terdiri dari kebutuhan dana dan sumber dana, aliran kas, biaya modal (utang dan modal sendiri), biaya penyusutan, pajak penghasilan, pemilihan investasi (leasing atau beli), dan perihal kepekaan lainnya. Sebagai sasaran utamanya, analisis aspek finansial ini disusun untuk melihat dua sisi umu, yakni keuntungan dan keberlanjutan.

Kebutuhan dana dan sumbernya merupakan hal pertama dalam aspek finansial karena untuk mewujudkan sebuah bentuk bisnis diperlukan dana untuk berinvestasi. Kebutuhan dana dapat diklasifikasikan berdasarkan modal kerja, active tetap berwujud, dan aktiva tetap tidak berwujud. 

Adapun sumber dana hendaklah dipilih yang memiliki biaya paling rendah di antara alternatif lainnya dan pastikan tidak menimbulkan masalah di kemudian hari bagi perusahaan. Sumber dana dapat diperoleh dari modal asing yang meliputi kredit bank, leasing dari lembaga non-bank, obligasi perusahaan yang dijual di pasar modal, atau saham di pasar modal. Modal dari pemilik perusahaan juga turut menjadi sumber dana yang penting, ia berasal dari setoran para pemegang saham.

Kemudian perlu diadakan rekapitulasi penerimaan dan pengeluaran. Hal ini bertujuan untuk menghitung dan memperkirakan pemasukan yang akan diterima selama periode tertentu. Rekapitulasi pemasukan meliputi harga jual yang ditentukan, estimasi penjualan dalam sebulan, dan pemasukan lainnya baik operasional maupun non-operasional.

Sementara rekapitulasi pengeluaran dilakukan untuk menghitung semua biaya yang akan dikeluarkan untuk bisnis ini. Di antaranya adalah biaya tetap dan biaya variabel. Biaya tetap bersifat rutin seperti gaji karyawan, biaya listrik, biaya perawatan, dll. Sedangkan biaya variable adalah yang dikeluarkan dengan tujuan proses produksi yang bersifat menyesuaikan, seperti biaya bahan baku, transportasi, bahan bakar, dll.

Aliran kas riil dalam studi kelayakan bisnis secara umum diperoleh dengan cara total rekap penerimaan dikurangi dengan rekap perkiraan biaya usaha. Perlu diperhatikan pula apakah ada kebutuhan biaya yang bersifat mendadak agar dapat diantisipasi sejak dini. Aliran kas riil akan memberikan gambaran yang lebih lengkap tentang pendanaan dengan adanya proyeksi neraca dan R/L performa.

Selain itu proyeksi neraca dan R/L performa juga akan memberikan gambaran yang jelas tentang struktur keuangan dari sebuah usaha dan perkiraan tentang besaran pinjaman yang dapat diperoleh, serta estimasi laba dan rugi jika usaha ini sudah berjalan kelak. Gambaran dan perkiraan tersebut akan memudahkan penentuan besaran aliran kas tahunan dan dapat dijadikan pedoman dalam penyusunan anggaran.

Setelah diketahui kebutuhan dana, sumber dana, dan aliran kas, kelayakan suatu usaha haruslah diuji. Pengujian ini dapat dilakukan berdasarkan pendekatan kuantitatif atau berdasarkan skor pembobotan. Dalam pendekatan kuantitatif, terdapat dua teknik perhitungan, pertama adalah yang dengan memperhitungkan time value of money yaitu B/C Ratio, IRR, dan NPV. Kedua adalah yang tidak memperhitungkan time value of money, yakni PP, ROA, dan MEC.

Menyusun Anggaran

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Money Selengkapnya
Lihat Money Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun