Mohon tunggu...
Suhawan tridoyo
Suhawan tridoyo Mohon Tunggu... Perjalanan panjang

Sebuah hati serangkai kata

Selanjutnya

Tutup

Cerpen

Aku Ingin Menyapamu

28 Februari 2018   05:50 Diperbarui: 28 Februari 2018   06:42 1112 0 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Aku Ingin Menyapamu
Gambar pixabay


27 FEBRUARI 2018, 22:06
AKU INGIN MENYAPAMU
Imajinasiku tentang dirimu memang melampui batas kewajaran. Cinta ini  telah membuat semua menjadi sangat special, yang biasa itu menjadi luar biasa, Begitu indah,bahkan menakjubkan. Perasaan ini membuatku mengistimewakanmu, di setiap gerak hidupku ,Dalam hembusan nafasku, kehadiranmu ku nantikan, Untuk selalu bersama menjalani hidup
Dibenakku kamu menjadi satu-satunya wanita yang ada, mengisinya. selalu kubayangkan kita seperti dua pasang merpati yang selalu terbang beriringan kemanapun. Setia pada satu hati. Ketika matahari mulai berubah warna, kita kembali pulang ke istana cinta kita. tak bisa kugambarkan seberapa besar cintaku kepadamu , namun cinta ini sanggup menjagamu dalam 24 jamku. Jangan pula kamu bertanya  mengapa aku mencintaimu, karena aku tak akan mampu menjawabnya , cinta itu tanpa alasan, tanpa logika yang jernih.
Di mataku, kamu ,Begitu sempurna. Kulitmu putih bersih. Bulu mata yang lentik. Wajahmu bersih tanpa noda..kesempurnaan dirimu telah menghanyutkanku dalam harapan, impian dan angan kosongku yang tak terbatas. Selalu kubayangkan untuk terus bersamamu. hidupku terasa lengkap  saat kamu ada di sisiku. Otakku selalu penuh kamu, kamu, dan kamu. Semoga kamu memang orang yang ditakdirkan berada di sampingku. Menyertai setiap langkah hidupku. ...
Tak sedikit lelehan bening dari pelupuk mataku tumpah,saat
Aku terima jawabanmu atas rasaku yang demikian membuncah.
Untuk meraih hatimu.  jawaban darimu  sungguh melukaiku, melukai  hatiku , aku jatuh dengan sebenar benarnya jatuh, semua rasa kagum bahkan rasa cintaku yang dalam itu tak ada artinya . Tinggal anganku yanb tak berujung. Kata katamu singkat dan jelas, namun  membakar jiwaku, tubuhku bergetar  hebat merasaksn itu bagai petir menyambarku, langit seakan runtuh menimpaku sejadi jadinya , Sedemikian hebat, hingga aku tinggal puing-puing. Aku menangis dalam diam tanpa kata, dengan rasa sakit yang tak bisa terkatakan. Menangis sesunggukan  seorang diri  meratapi hidup yang seakan terhenti. Rasa kecewa ,terluka  malu.  menjadi satu. Cinta  yang kubanggakan , kususun itu hancur, dan  hancur .. tak tersisa..
Saat-saat itulah yang membuatku tak pernah melupakanmu sampai detik ini ini. mengharapkanmu  yang sebenarnya tak mengharapkanku. Memimpikanmu yang memimpikan orang lain. Tetapi inilah aku dengan segenap cinta dan harapan yang aku ciptakan, yang aku harapkan, berharap cinta bisa terbalas oleh cintamu. Telah mebunuhku tanpa ampun. Sungguh harapan itu sangat kejam. Aku tak akan menyalahkan dirimu atau siapapun.
Biarkan semua cerita itu menjadi satu sejarah dalzm hidupku. Yang ta, mungkin kulupakan.
Waktu telah bergeser mempertemukan aku denganmu. Ada bahagiaku disana, aku tidak mendendam, dan tidak juga membencimu, aku yang pernah kehilanganmu, pada pertemuan ini tentu lebih siap menghadapimu. Apa yang kutakutkan darimu...?. Ternyata aku salah tentang hatiku, aku tak cukup nyali menggunakan perkembangan tehnologi ini.  entah kenapa butuh waktu yang panjang untuk sekedar mengirim pesan kepadamu. Saat kamu sedang online di media sosial. Sayang aku tak cukup berani menyapamu. berkali-kali aku berusaha untuk menyapamu. Berkali-kali juga aku harus kubatalkan. Berkali-kali kutarik nafasku, menenangkanku. Entah kenapa denganku. Seharusnya, tak ada alasan yang kutakutkan. Aku pernah patah hati karenamu. Aku pernah kau campakkan. Aku pernah kesakitan. Lantas apa yang membuat aku begitu kaku denganmu...
...
Ho~o aku,
hanya ingin kau tahu,
besarnya cintaku,
tingginya hayalku bersamamu
..
http://youtu.be/02vmB-uWhqA
...
Suhawan tridoyo

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x