Mohon tunggu...
Sudiono
Sudiono Mohon Tunggu... Lainnya - Konsultan Pendidikan Ausbildung Indonesia Germania

Pemerhati Masyarakat, Field study : Lychee des metiers des sciences et de I'industrie Robert Schuman, Le Havre (2013). Echange France-Indonesie visite d'etudes des provisieur - Scolaire Descrates Maupassant Lychee de Fecamp. Lycee Louis Modeste Leroy, Evreux (2014), Lycee Professional Jean Rostand, Rouen (2014), Asean Culinary Academy, Kuala Lumpur (2012). Departement of Skills Development Ministry of Human Resources Malaysia (2013). Seoul Technical High School (STHS) 2012. Jeju Self Governing School (2012), Assesor BNSP Marketting (2016), Assesor Akreditasi S/M (2015)

Selanjutnya

Tutup

Kisah Untuk Ramadan Pilihan

Aktivitas Ramadhan 1443 H Kantormu dengan Apa?

6 April 2022   14:29 Diperbarui: 6 April 2022   14:41 349 6 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Kisah Untuk Ramadan. Sumber ilustrasi: PAXELS

Alhmdulillah Ramadhan 1443 Hijriah bertepatan dengan 2022 Masehi walaupun dengan perbedaan pelaksanaan hari pertama  Allah SWT masih memberikan kita umur panjang, sehat jasmani rohani dan karunia yang tak terhingga  untuk berpuasa. 

Kebaikan Puasa sendiri sudah banyak di bahas baik dari sisi syariah, kesehatan, sosial budaya hingga solidaritas sosial. dari sisi syariah bagi muslimin dan muslimah yang menjalankan Ramadhan  tentu saja selalu mengingat dan mengucap ulang surat Al-Baqarah ayat 183 : " Ya Ayyuhalladzii na aamanuu kutiba 'alaikumush-shiyaamu kamaa kutiba 'alalladzii na min qablikum la 'allakum tattaquun." Artinya: Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa. 

Dari sisi kesehatan juga sudah banyak di bahas mulai dari mengurangi berat badan, mengurangi ancaman sakit kanker, metabolisme tubuh menjadi lebih sehat dan sebagainya. Secara sosial budaya puasa juga mampu menjadikan manusia yang disibukkan pada aktivitas kerja tinggi terutama di kota-kota besar dan sibuk seperti Jakarta, Surabaya, Medan, Semarang, Makassar dan sebagainya. 

Puasa menjadi titik pusat kembali manusia pada berkumpulnya orang-orang dalam suatu komunitas untuk melaksanakan sholat jamaah, iftar atau buka puasa bersama, yang hanya di temui pada Ramadhan. Berkumpulnya keluarga saat berbuka puasa di rumah misalkan menjadi momen penting bagi orangtua, dan anak.

Lantas bagaimana keseharian Ramadhan mengisi hari-hari anda di kantor ? banyak cara yang dilakukan oleh Dewan Kemakmuran masjid (DKM) bagi mereka yang memiliki masjid atau musholla di kantor.  

Salah satu cara untuk  meningkatkan keimanan dan ketaqwaan pada pegawainya seperti yang dilakukan di mana saya bertugas dengan cara menyusun agenda Ramadhan sebulan penuh dengan kegiatan pembacaan kitab hadist setiap hari dengan istilah ONE DAY ONE HADIST, pada hari esoknya pembacaan Kitab suci Al-Qur'an dengan terjemahannya kita sebut ONE DAY ONE AYAT dan esok lusa diisi dengan  kuliah tujuh menit (KULTUM). Apa yang istimewa dari kegiatan tersebut ? Nah ini yang orang banyak masih awam tahu. 

Baik pembacaan hadist, al-qur'an dan kultum seluruhnya dari pegawai, oleh pegawai dan untuk pegawai. Luar biasa bukan ? Kita agendakan kegiatan tersebut dengan tujuan adalah agar pegawai kantor juga punya keberanian untuk melakukan syi'ar islam. 

Saat kegiatan berlangsung kita tanggalkan jabatan dan status kita sebagai pimpinan dan bawahan. Manakala pegawai bawahan membaca Al-Qur'an, kultum dan hadist siapa sangka bahwa mereka ternyata lebih fasih dan mahir dari kita. 

Pegawai bawahan yang selama ini di pandang tidak paham apa-apa tentang apa itu ajaran islam ternyata diluar dugaan mereka mengerti ilmu tentang tajwid, makhraj baca Qur'an dan pandai melantunkan ayat suci Firman Allah itu. 

Inilah edukasi yang kita harapkan setelah sebulan berpuasa dan kegiatan rutin keagamaan di kantor mereka para pegawai bawahan yang bekerja sebagai tukang sapu, pembersih lantai dan ruang kantor, tukang potong rumput, sopir dll akan mengajarkannya pula pada keluarga dan orang-orang terdekat apa yang telah mereka dapatkan pengalaman di kantor baik sebagi petugas baca hadist, tilawah hingga ceramah singkat. 

Kita juga berharap bahwa ini tentunya akan menimbulkan kepercayaan diri pegawai bawahan dengan memberi maknawiah bahwa "orang yang di bawah tak selalu duduk di bawah". Saat mereka bertugas membacakan ayat-ayat dan firman2 Allah SWT di musholla bukankan mereka ada di bagian depan ? Sedangkan para pimpinan kantor duduk bersama menyimak dengan seksama dengan para jamaah lainnya. Super bukan ?

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Kisah Untuk Ramadan Selengkapnya
Lihat Kisah Untuk Ramadan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan