Mohon tunggu...
Sri Rohmatiah Djalil
Sri Rohmatiah Djalil Mohon Tunggu... Wiraswasta - Ibu rumah tangga hobi menulis

IG. GaleriRidho_Sri Email : srirohmatiah@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Gayahidup Artikel Utama

4 Cara yang Bisa Dilakukan Orangtua dalam Mengelola Emosi Balita

5 Agustus 2021   14:01 Diperbarui: 6 Agustus 2021   01:00 178 24 3 Mohon Tunggu...
Lihat foto
4 Cara yang Bisa Dilakukan Orangtua dalam Mengelola Emosi Balita
Ilustrasi anak menangis, emosi anak, perkembangan emosi anak.(Shutterstock)

Kita pernah mengalami atau melihat seorang Ibu belanja ke toko membawa anak balitanya. Ketika melewati tempat mainan, anak mulai menggoyangkan badannya. Menari? Bukan.

Anak tersebut menggerakkan badan sembari menggeret tangan atau baju kita minta berhenti, lalu merengek, menangis, akhirnya mengamuk. 

Ia minta mainan, sementara kita tidak ingin membelikannya. Acara belanja pun menjadi kacau balau. Sebagian orang di sekitarnya mungkin merasa terganggu dengan amukan balita kita, matanya menatap tajam.

"Anaknya tolong didiamkan, Bu!" Ucap seorang ibu tua.

Akhirnya kita memberikan ponsel kepada anak kita dan mendudukkannya di troli. Anak tidak lagi menangis, dia asyik menonton film kartun. Kita belanja dengan tenang, orang lain aman dari suara tangis, semua menang.

Pengalaman saya, waktu itu saya sering datang ke rumah salah satu kerabat yang memiliki bayi

Bayinya lucu, saya sering menggendongnya, mengajaknya bermain, nama panggilannya Kaka.

Namun, ketika Kaka berusia sekitar dua tahun. Saya kehilangan momen momong karena Kaka asyik bermain ponsel.

Ibunya Kaka asyik dengan ponselnya, Kaka menikmati film anak-anak di ponsel juga. 

Ketika Kaka salah menyentuh layar dan film berpindah ke chanel lain, Kaka menangis. Ibunya kembali memutar film tadi, Kaka diam.

Setiap kali saya ke rumahnya selalu itu yang dilakukan ibunya Kaka. Saya pun kembali tidak bisa mengajaknya bermain dan bercanda.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x