Mohon tunggu...
Edukasi

Sosial Emosional Anak Usia Dini

11 Mei 2019   08:34 Diperbarui: 11 Mei 2019   08:47 0 1 1 Mohon Tunggu...

Perkembangan sosial anak adalah suatu proses dalam kehidupan anak

untuk berperilaku sesuai dengan norma atau aturan dalam lingkungan kehidupan

anak, sedangkan perkembangan sosial emosi meliputi perkembangan dalam hal

emosi, kepribadian dan hubungan interpersonal.

Masa pra sekolah merupakan masa keemasan sekaligus masa kritis

dalam tahapan kehidupan manusia, dapat dikatakan masa ini sangat

menentukan perkembangan anak selanjutnya. Salah satu aspek perkembangan

yang cukup penting pada anak prasekolah adalah perkembangan sosial emosi.

perkembangan sosial sebagai perolehan kemampuan berperilaku yang sesuai dengan tuntutan sosial yang meliputi belajar berperilaku yang dapat diterima secara sosial, memainkan peran sosial yang dapat diterima, menunjukkan sikap sosial yang tepat. perkembangan emosional adalah luapan perasaan ketika anak berinteraksi dengan orang lain, dengan demikian perkembangan sosial emosional adalah kepekaan anak untuk memahami perasaan oranglain ketika berinteraksi dalam kehidupan sehari-sari

Lingkungan pada dasarnya juga sangat penting dalam pembentukan kepribadian yang baik terhadap anak sejak usia dini dan untuk pertumbuhan dan perkembangannya, karena anak banyak bermain dilingkungan sekitar. Lingkungan harus memberikan respon yang positif terhadap anak agar terbentuk kepribadian yang baik, yang beriman, dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa

perkembangan sosial
meliputi komperensi sosial dan tanggung jawab sosial. 

Kompetensi sosial menggambarkan keefektifan kemampuan anak
dalam beradaptasi dengan lingkugan sosialnya. Misalnya mau bergantian dengan teman lainnya dalam sebuah permainan. Tanggung jawab sosial menunjukkan  komitmen anak terhadap tugasnya, menghargai perbedaan individual, memperhatikan lingkungannya dan mampu menjalankan fungsinya.

Perkembangan sosial anak diperoleh dari kematangan dan kesempatan belajar dari berbagai respons lingkungan terhadap anak. Perkembangan sosial yang optimal diperoleh dari respons sosial yang sehat dan kesempatan yang diberikan kepada anak untuk mengembangkan
konsep diri yang positif. Melalui kegiatan bermain, anak dapat mengembangkan minat dan sikapnya terhadap orang lain. Dan sebaliknya aktivitas yang terlalu banyak didominasi oleh guru akan menghambat perkembangan sosial emosi anak.