Mohon tunggu...
SISKA ARTATI
SISKA ARTATI Mohon Tunggu... Guru - Ibu rumah tangga, guru privat, dan penyuka buku

Bergabung sejak Oktober 2020. Antologi tahun 2023: 💗Gerimis Cinta Merdeka 💗Perubahan Itu Pasti, Kebajikan Harga Mati - Versi Buku Cetak 💗 Yang Terpilih Antologi tahun 2022: 💗Kisah Inspiratif Melawan Keterbatasan Tanpa Batas. 💗 Buku Biru 💗Pandemi vs Everybody 💗 Perubahan Itu Pasti, Kebajikan Harga Mati - Ebook Karya Antologi 2020-2021: 💗Kutemukan CintaMU 💗 Aku Akademia, Aku Belajar, Aku Cerita 💗150 Kompasianer Menulis Tjiptadinata Effendi 💗 Ruang Bernama Kenangan 💗 Biduk Asa Kayuh Cita 💗 55 Cerita Islami Terbaik Untuk Anak. 💗Syair Syiar Akademia. Penulis bisa ditemui di akun IG: @siskaartati

Selanjutnya

Tutup

Diary

Bergetarkah Hatiku pada Ayat-ayat Cinta-Nya?

20 Februari 2021   10:56 Diperbarui: 20 Februari 2021   11:19 202
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi gambar: deviantart.com

Tergugu dalam balutan mukena putih berenda bunga. Tersedu lirih menahan rasa bersalah yang mendera. Melantunkaan doa dan memohon ampunan kepada Yang Maha Esa. Bermunajat pada-Nya dengan sepenuh haru dan pinta.

Untaian kalimat mesra penuh cinta yang terbaca dari gawai melalui pesan singkat, kadang menggetarkan sukma dan mendatangkan sesungging senyuman pada setiap insan. Jantung berdebar, rasa bahagia membuncah di dada. Senyuman pun makin merekah, kala kalimat demi kalimat habis dilumat, terbaca sampai tamat.


Tak terbilang balas-berbalas pesan hingga sepenuh paragraf. Mengantarkan bujuk rayu dengan narasi elok penuh hasrat. Kata-kata yang berbaris indah, menggetarkan hati pembaca yang dituju.


Lalu, apa yang kurasa saat membaca ayat-ayat cinta-Nya yang begitu syahdu? Yang selalu dikhatamkan dalam hitungan hari berlalu. Adakah getaran itu hadir di sanubariku, saat rangkaian petunjuknya menyapa makhluk ciptaan-Nya yang paling mulia?


Allah menyebutkan salah satu ciri seorang yang beriman adalah hatinya peka terhadap Al-Quran. Peka dan bergetar ketika disebut nama Allah.
Allah Ta'ala berfirman, "Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu adalah mereka yang apabila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya, bertambahlah iman mereka karenanya dan hanya kepada Rabb mereka, mereka bertawakkal." 
(QS. Al-Anfal: 2).


Duhai, diriku yang haus sentuhan!
Kemana gerangan selama ini?
Adakah mentadabburi dan mengamalkan setiap kalimat cinta dari Illahi Rabbi?

Tiada tersadarkan bahwa kalimat-Nya adalah petunjuk sempurna, pedoman hakiki untuk kelangsungan kehidupan yang indah di dunia dan akhirat nanti. Begitu banyak waktu terlewat dan penyesalan yang datang kemudian karena merugi. 

Ya, rugi karena tak merasakan nikmatnya berasyik masyuk bersama Sang Khalik di setiap tarikan dan hembusan nafas ini.

Ya, Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang!
Jangan biarkan diriku lepas dari genggaman-Mu. Sentuh aku selalu dengan hidayah untuk menikmati interaksi dengan-Mu, Cahaya cinta-Mu, yang senantiasa terangi hati agar tiada sesat kumenapaki hari. Terus hadirkan rasa sayang untuk selalu bercengkerama dengan-Mu. Melalui lantunan ayat-ayat Qur'an, istiqomahkan hamba-Mu ini untuk selalu dekat dengan-Mu.

Ya, Allah Yang Maha Menjaga Hati!

Ampuni kami insan yang taktahu diri, belas kasihani kami, agar selalu dalam siraman rahmat-Mu. Jangan jauhkan kami dari-Mu. Dekap kami senantiasa dalam pengawasan-Mu. Izinkan kami menikmati dengan penuh kesyukuran atas segala karunia-Mu, ya Rabb. Jangan biarkan hidayah ini pergi. Hanya Kau-lah tempat sandaran hati.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Diary Selengkapnya
Lihat Diary Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun