Mohon tunggu...
Susilawati
Susilawati Mohon Tunggu... Penggiat Medsos. Sadar Berbangsa dan Bernegara. Jadilah pemersatu.

Penggiat Medsos. Sadar Berbangsa dan Bernegara. Jadilah pemersatu.

Selanjutnya

Tutup

Humaniora

Terimakasih Bapak SBY

3 September 2020   21:00 Diperbarui: 3 September 2020   21:06 31 1 0 Mohon Tunggu...

Hadirnya Universitas Pertahanan (Unhan) Indonesia sebagai kampus bela negara dengan motto identitas, nasionalisme dan integritas yang bertujuan mencetak calon pemimpin bangsa, memiliki kemampuan berpikir strategis, mengambil keputusan lintas sektor (ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya dan keamanan nasional) dalam konteks pertahanan negara serta bela negara mengedepankan nilai-nilai kebangsaan.    

Keberadaan Unhan di kementerian Pertahanan yang didirikan pada tahun 2009 oleh Bapak Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) adalah sebuah ide brilian yang di persembahkan bagi bangsa Indonesia. 

Universitas yang diperuntukkan untuk membentuk karakter generasi muda Indonesia berpikir dan  bertindak berdasarkan  kesadaran berbangsa dan bernegara, cinta kepada tanah air Indonesia, cinta kepada ideologi Pancasila dan memiliki sikap bela negara lebih dini yang keseluruhan biaya kuliah ditanggung negara.

Unhan terpanggil untuk mendidik serta membekali mahasiswa menjadi pemimpin masa depan yang siap menghadapi era industri 4.0 yang menuntut mainset pikir pejuang dan mandiri serta senang menghadapi tantangan.

Seluruh generasi muda Indonesia memiliki hak yang sama untuk bisa mendapatkan pendidikan terbaik. Pola pendidikan yang dibangun sebagai melting point (pertemuan) militer dn sipil untuk memperdalam ilmu militer, politik, ekonomi, sosial budaya, teknologi dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indinesia (NKRI) otomatis terbangun, terbentuk dan diterapkannya mental kejuangan, kedisiplinan, loyalitas, komitmen tinggi, jiwa nasionalisme, semangat bela negara dan jiwa korsa yang baik di antara mahasiswa yang bertujuan selain membangun negeri dalam rule konstitusi, turut serta ikut dalam perdamaian dunia sebagai salah satu negara di dunia yang sangat konsen dalam mendukung terwujudnya perdamaian dunia.

Kampus Unhan yang berada di daerah IPSC Sentul, Sukahati kecamatan Citeureup Bogor, Jawa Barat, memiliki fasilitas yang lengkap sebagai kampus yang sejajar dengan universitas pertahanan di negara-negara lainnya di dunia (world class) dengan lokasi berada di ketinggian memiliki keindahan alam yang alami, tempat yang tenang, nyaman dengan udara bersih, mendukung proses belajar mengajar berjalan dengan khidmat dan dapat dinikmati secara maksimal.

Mendapatkan latihan dasar militer yang dilakukan seperti giat outbond dengan melintasi tali di atas pohon, menyeberang sungai dengan tali, turun ke tebing curam, mengantar surat di malam hari di hutan yang gelap dengan banyak gangguan tapi pesan harus sampai dengan baik ke tujuan/penerima pesan, giat menembak, mencari jejak, malam api unggun, baris berbaris, giat apel tiap pagi, yang semua giat telah diatur sedemikian rupa dengan jam yang tepat untuk membentuk sikap disiplin.

Ruang perpustakaan yang baik dan lengkap, sarana prasarana lainnya seperti tempat olahraga yang dapat digunakan mahasiswa selain dosen atau pegawai Unhan, guess house untuk tinggal mahasiswa selama pendidikan, ruang makan yang luas bagi mahasiswa serta tempat parkir yang cukup tersedia dengan taman-taman yang indah dengan berbagai tanaman.

Saat ini Unhan terus mengembangkan diri sebagai kampus bela negara, jika di awal pendirian hanya pada pendidikan Strata 2 kemudian diikuti dengan Strata 3, dan saat ini bahkan telah dibuka pula untuk Srata 1 yang artinya pada semua tingkat pendidikan disediakan, pola pendidikan yang diterapkan ini hanya membutuhkan kesiapan diri bagi calon mahasiswa untuk mengikuti giat pendidikan dari kombinasi pendidikan militer dan pendidikan akademik yang menghadirkan rasa berbeda dan menantang, sangat menyenangkan bagi jiwa-jiwa patriot sebagai bekal mewujudkan kedaulatan NKRI yang memadukan pertahanan militer dan pertahanan nir militer di masa depan sebagai kebutuhan bangsa Indonesia.
Kekuatan untuk menciptakan kader intelektual pertahanan, dalam keadaan sulit/kritis/berat/tertekan dibutuhkan kecepatan dan ketepatan dalam mendapatkan solusi, itulah ruh yang melekat pada spirit pendidikan di Unhan.

Peran serta Indonesia dalam mendukung perdamaian dunia diwujudkan melalui hadirnya pendidikan kebangsaan pada universitas pertahanan otomatis sikap yang terbentuk dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia untuk terus sadar mengayuh kebersamaan dalam proses berbangsa menuju negara adil, makmur, sentosa sesuai tujuan Indonesia yang tercantum pada pembukaan UUD 1945. Spirit yang dimiliki Bapak SBY sebagai tokoh yang sangat aktif dan peduli pada pergaulan luar negeri/hubungan internasional memunculkan ide/konsep/gagasan yang dibutuhkan oleh bangsa Indonesia dan saat ini bisa dinikmati.

Pada dasarnya jika manusia tidak diberikan arah yang jelas dan tidak dibentuk dengan baik maka akan terjadi kebingungan dalam proses kehidupan bagi seluruh masyarakat Indonesia. 

Upaya yang dilakukan oleh Bapak SBY sebagai salah satu hal penting yang terbaik diperuntukkan bagi setiap diri warga negara berhak mendapatkan pendidikan sesuai amanah UUD.

Harapannya dengan semakin banyak generasi muda Indonesia dididik di universitas pertahanan maka di pundak mereka telah terpatri pesan sebagai agen perubahan dan perdamaian di manapun mereka berada, sebagai pribadi tauladan yang menjadi contoh baik di lingkungan terdekat masing-masing. 

Ilmu yang diperoleh diaplikasikan di masyarakat dengan terus berusaha meningkatkan kompetisi untuk dapat membangun kekuatan pertahanan negara dalam menangkal ancaman yang datang  setiap saat dan tidak terduga.

Semakin banyak insan/sipil di Indonesia terdidik di Unhan, karena dalam keadaan tidak perang (invasi militer) sipil adalah prajurit terdepan yang mampu  bertindak mandiri bertanggung jawab dan berperan memajukan negara dengan mengukur persoalan yang ada dan memunculkan solusi yang tepat, otomatis mendukung upaya meminimalisir negara unstabil.

Terimakasih Bapak SBY, yang telah menorehkan kemanfaatan bagi bangsa Indonesia lewat jalur pendidikan (militer/akademis),  sebuah kebanggaan tersendiri jika sudah bisa mengikuti pendidikan di Unhan, sebagai alumni bukan untuk menyombongkan diri dan gagah-gagahan justru semakin merunduk tapi bukan lemah.

Disitu terletak kekuatan/output dari spirit pendidikan bela negara yang dapat dan harus dilaksanakan oleh semua alumni. Mandiri tidak mengeluh dan tidak ketergantungan pada siapapun, siap hidup dalam kondisi apapun serta siap menghadapinya dengan tidak memunculkan masalah baru, demikianlah jiwa patriot sejatinya.

Jakarta, 5 September 2020.
Dr. SusiLawati M.Han
Wakadep Luar Negeri dan Keamanan Nasional DPP PD.

VIDEO PILIHAN