Mohon tunggu...
Yai Baelah
Yai Baelah Mohon Tunggu... (Bukan) Diriku Yang Lain

Sang Pendosa berkata; "Saat terbaik dalam hidup ini bukanlah ketika kita berhasil hidup dengan baik, tapi saat terbaik adalah ketika kita berhasil mati dengan baik"

Selanjutnya

Tutup

Hobi

Mesin Statistik Kompasiana Lagi Bermasalah(?)

18 Oktober 2020   22:43 Diperbarui: 19 Oktober 2020   08:20 99 14 4 Mohon Tunggu...

Mesin statistik Kompasiana bermasalah? 

Ya, nggak apa, itu bukan masalah. Berapapun angka yang tertera di sana, itu tidak lagi menjadi hal yang penting. Setidaknya tidak lagi penting buat saya. 

Penting itu! Kan kalo angkanya "benar" bisa mendapat K-Rewards?

Aaahh sudahlah. Hanya orang-orang yang beruntunglah yang bisa mendapatkan itu. Di sini saya bukan siapa-siapa. Saya (tak lagi) menuntut apa-apa. Lupakanlah. Lupakan saja. Melupakannya, itu akan lebih menentramkan hati saya. 

Soal mesin statistik tadi, memang, berdasarkan yang saya temukan, saya alami sendiri, bahwa belakangan ini, sejak seminggu belakangan ini saat saya aktif kembali menulis, ternyata telah banyak terjadi perubahan di Kompasiana. Perubahan yang saya maksudkan adalah tentang akurasi data yang tercantum pada data statistik Kompasianer.  

Tadinya, saya sudah mendapat kedudukan lumayan tinggi di lapak Kompasiana ini sebagai "Penjelajah", artinya poin yang sudah saya kumpulkan sudah lebih dari 50%, yakni bertengger pada angka 10001 plus. Namun tiba-tiba saja pangkat saya (di)turun(kan), poinnya menurun drastis, yakni pada kisaran 8500-an sehingga "status sosial" Yai Baelah yang sudah cukup "bergengsi" tadi  kembali  "jatuh" kepada posisi layaknya seorang yang masih menjalani pendidikan, yakni "Taruna". Tentu saja, jikalau angkanya (di)mundur(kan) pada kisaran poin 8500-an itu, maka tak cukup syarat bila Yai Baelah menempati predikat lebih daripada Taruna tadi.  Memang, untuk menjadi "Penjelajah", maka sesuai aturan Kompasiana mestilah mencukupi poin minimal 10001.  

Pada tampilan data yang lain, tak hanya pada informasi tentang total artikel "Pilihan" yang mandeg, tapi juga terhadap jumlah artikel yang pernah ditulispun ternyata "ngambek". Ya, ngambek, bukan "ngembek" loh! Itu beda. Hhhhhh!

Digenjot berapapun artikel yang baru, tetap saja jumlahnya segitu ajah!.  Welleeh!

Tentang info statistik yang lain? Aaahh.... apa peduliku. Emangnya apa yang hendak dikejar? Maksud saya, apa yang bisa kita dapatkan dari  sebuah statistik yang dilansir K itu? Hehehe....

Berapapun angkanya, tetap saja tak akan berpengaruh apa-apa. 

Maksud loe Yai?(!). 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x