Mohon tunggu...
Seto Wicaksono
Seto Wicaksono Mohon Tunggu... Human Resources - Recruiter

Menulis, katarsis. | Bisa disapa melalui akun Twitter dan Instagram @setowicaksono.

Selanjutnya

Tutup

Karir Artikel Utama

Perlukah Meminta Komitmen Loyalitas kepada Para Pelamar Kerja di Awal Proses Interview?

7 Desember 2021   18:00 Diperbarui: 8 Desember 2021   05:07 561 10 2
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Ilustrasi Wawancara Kerja| Sumber: Fizkes via Kompas.com

Untuk beragam urusan, barangkali kita sama-sama sepakat bahwa komitmen menjadi salah satu hal yang paling fundamental dan sangat penting. Utamanya saat menjalani suatu hubungan---bagaimana pun keterikatannya.

Tak terkecuali dalam ruang lingkup pekerjaan yang komitmennya---antara perusahaan dan pekerja---tidak main-main. Betul-betul tertulis dalam kontrak kerja dengan rincian pasalnya. Juga, ada kekuatan hukum yang mengikat di dalamnya.

Proses penandatanganan kontrak kerja sendiri, pada umumnya dilakukan setelah pelamar kerja mengikuti serangkaian proses, sampai akhirnya dinyatakan lolos atau diterima di suatu perusahaan.

Jika antara perusahaan dan calon karyawan sudah mencapai kesepakatan terkait isi kontrak kerja, maka akan lahir suatu komitmen: antara satu sama lain akan memenuhi kewajiban dan menerima hak sesuai kesepakatan.

Lantas, bagaimana jika seorang interviewer di suatu perusahaan (dalam hal ini, bisa saja HRD atau user), meminta komitmen loyalitas kepada pelamar kerja saat mengikuti proses interview kali pertama?

Bagi saya, minta komitmen loyalitas kepada pelamar kerja sejak awal proses itu agak rancu sekaligus agak nganu.

Apalagi jika hal tersebut menjadi salah satu penentu: jika kandidat menyatakan komitmen loyalitas pasti diterima. Sedangkan ragu-ragu atau tidak punya komitmen untuk loyal akan dipertimbangkan kembali atau nggak punya kesempatan untuk lanjut ke tahapan berikutnya.

Padahal, terkait komitmen untuk loyal kepada perusahaan, dalam prosesnya, nggak sesederhana itu. Juga, nggak semudah itu. Apalagi jika yang ditanya adalah seorang pelamar kerja yang berstatus fresh graduate. Mengingat persaingan untuk bisa diterima di suatu perusahaan itu sangat ketat dan butuh effort.

Okelah. Sejak awal sudah diberi gambaran sekaligus diminta tipis-tipis untuk punya komitmen loyalitas kepada perusahaan dengan durasi tertentu. Katakanlah 3-5 tahun. Lantas, jaminannya apa?

Pertama, komitmennya hanya sebatas verbal. Tidak ada sesuatu yang mengikat. Kedua, dalam prosesnya, faktor X bisa menjadi penentu perusahaan dalam menentukan kebijakan-kebijakan baru. Sekaligus akan memberi celah kepada para karyawan dalam pengambilan keputusan---untuk menentukan bagaimana nasib ke depannya di suatu perusahaan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Karir Selengkapnya
Lihat Karir Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan