Selamet HARIADI
Selamet HARIADI wiraswasta

HARIADI - Domisili Jawa Timur. Manusia yang ingin SELALU menulis segala sesuatu yang BERMANFAAT. \r\n\r\nReseacher-ONLINE Marketing STRATEGIST.\r\n \r\nSuka Mencari Hal baru serta Sharing segala yang BERMANFA'AT.\r\n\r\nMari Bersahabat! \r\nFollow @seHARIADI di Twitter.\r\n\r\nWeblog: www.SelametHariadi.com

Selanjutnya

Tutup

Ceritaramlan Pilihan

Tradisi Thawaf Menjelang Lebaran

13 Juni 2018   21:19 Diperbarui: 13 Juni 2018   21:39 684 2 0
Tradisi Thawaf Menjelang Lebaran
Ilustrasi (dok.pixabay)

Beramai-ramai Thawaf Menjelang Lebaran

Ramadan akan berakhir yang kemudian disambut hari raya idul fitri, atau istilah yang dikenal pula dengan lebaran. Berbagai hal disiapkan banyak orang menyambut hari yang istimewa ini. salah satunya dengan memperbanyak "thawaf". Bagaimanakah itu?

Beramai-ramai Thawaf Menjelang Lebaran (dok.pribadi)
Beramai-ramai Thawaf Menjelang Lebaran (dok.pribadi)
Tradisi Thawaf jelang lebaran

Lebaran adalah sesuatu yang istimewa yang perlu disiapkan dengan baik. Setelah sebulan lamanya ditempa berpuasa dengan berbagai aktivitas ibadah lainnya di bulan Ramadan. Lalu, saatnya menyambut lebaran yang disebut pula hari kemenangan.

Momentum berkumpul keluarga saat lebaran adalah hal yang istimewa. Hal-hal yang tak biasa sebelumnya, menjadi biasa untuk menyiapkan lebaran. Tenaga dan waktu terforsir untuk mempersembahkan hal yang terbaik di momen ini.

Masyawarat beramai-ramai menjalani tradisi thawaf jelang lebaran. Thawaf disini bukan berarti sepertiistilah aslinya yakni kegiatan mengelilingi ka'bah. Namun thawaf yang dilakukan jelang lebaran ini adalah bukan arti sebenarnya.

Tradisi Thawaf Jelang Lebaran (dok.pribadi)
Tradisi Thawaf Jelang Lebaran (dok.pribadi)
Masyarakat banyak melakukan thawaf jelang lebaran yang dimaksud adalah berputar-putar mengelilingi tempat perbenlanjaan. Seperti yang keluarga kami lakukan tadi. Dari satu tempat ke tempat lainnya. Sedang di atu tempat telah berapa kali pula berputar kesana-kemari mencari yang dimaksud hati.

Meski awalnya sudah dirancang apa yang akan dibeli. Namuns aat tiba di lokasi tempat belanja banyak hal yang dipertimbangkan. Mulai dari pakaian yang mencari yang paling sesuai, mengitari berbagai tumpukan pakaian.

Antrian Pembayaran di sebuah Toko (dok.pribadi)
Antrian Pembayaran di sebuah Toko (dok.pribadi)
Pun begitu juga dengan alas kaki. Mencari satu tumpukan etalase lalu ke etalase lainnya. Tak jarang juga kembali ke tumpukan etalase awal yang ditemui. Banyak pilihan membuat kami perlu jeli untuk menentukan pilihan yang tepat.

Perjalanan keluarga kami hari ini akhirnya membuahkan hasil, meski belum semuanya terpenuhi. Telah ada hasil thawaf untuk lebaran yang lebih bermakna. Kami larut dalam tradisi thawaf jelang Ramadan masyarakat.

Antrian Pembayaran di sebuah Toko (dok.pribadi)
Antrian Pembayaran di sebuah Toko (dok.pribadi)
Thawaf jelang Ramadan ini telah menjadi tradisi. Maka tak heran jalanan dekat pasar atau pusat perbelanjaan cukup ramai. Saat masuk pusat perbelanjaan pun telah terlihat banyak manusia yang sedang melakukan thawaf jelang Ramadan.

Mereka memilih dari pakaian hingga berbagai hal kebutuhan untuk lebaran. Ini tak lain sebagai upaya yang dilakukan berbagai kalangan masyarakat. Tradisi yang membuat siklusperekonomian ini semakin berputar karena terjadinya transaksi jual-beli masyarakat.

Itulah tradisi thawaf jelang Ramadan. Masyarakat banyak yang berkeliling mencari kebutuhan lebaran. Sebuah momentum setahun sekali yang istimewa. Semangat berlebaran, semoga kita dapat berlebaran lebih baik daripada sebelumnya. 

  

 [selamet hariadi]

Bacaan BERMANFAAT lainnya: