Aal Arby Soekiman
Aal Arby Soekiman wiraswata - Aquaculture Engineer

Multitasking person as A House Father II Aquaculturist II Translator II Blogger

Selanjutnya

Tutup

Gaya Hidup

Bunga Nisbah Syariah, Mewujudkan Impian Lebih Berkah!

14 Januari 2018   13:42 Diperbarui: 14 Januari 2018   21:43 826 5 0
Bunga Nisbah Syariah, Mewujudkan Impian Lebih Berkah!
Ilustrasi I Pexel.com

Jika disandingkan, antara bunga mawar dengan bunga bank, tentu bunga mawar akan tercium lebih wangi-kan? Namun, untuk urusan ekonomi, bunga bank tak jua mau kalah, akan juga tetap menarik.

Hah kenapa? karena bunga bank tentu bisa 'berbicara' banyak dalam menuruti semua kemauan kita, dari hal kebutuhan yang pokok sampai dengan hal detail, semisal mewujudkan impian kita tadi malam, bahkan.

Dan itulah sebabnya banyak dari mereka yang sudah memiliki satu atau lebih akun rekening bank, sebagai salah satu kebutuhan zaman now. Dan saya yakin, kalian pasti  sudah punya juga-kan, satu dari banyak rekening Bank?

Kemudahan sistem perbankan dengan gampangnya bisa kita nikmati, semisal ketika awal bulan menyapa, kita tak perlu lagi menghitung uang gaji dalam amplop yang 'kelampau' banyak dan tebal.

Cukup tunggu sms pemberitahuan dari Bank, lalu mampir ke ATM-nya untuk sesegera membagi-bagikannya untuk pembayaran rutin secara on-line, serta mengambil sejumlah uang untuk kebutuhan cash sehari-hari. Dan tak jarang kita juga hanya hanya menyisakan saldo minimum saja.

Jika itu yang terjadi, tandanya, gaji atau pendapatan kita 'nge-pas', karena lelah menuruti semua kebutuhan rutin-kan? yang artinya lagi, jika pemenuhan keinginan atas kebutuhan memang harus diperhatikan lebih hati-hati lagi mulai saat ini.

Nah, Jika kita punya mimpi atas keinginan di masa depan yang lebih banyak lagi, tandanya pula kita juga harus bersiap bekerja ekstra keras untuk menambah dan mengumpulkan uang agar  mewujudkan waiting-list keinginan kita itu, suatu saat nanti. Kerja, kerja, dan kerjaa.

Hasil kerja yang telah terkhimpun nanti, entah bisa digunakan buat travellingkek, ibadah haji, berkurban, beli rumah, Nikah atau bahkan berambisi memiliki usaha sendiri.

Sehingga akhirnya pengelolaan keuangan kita bisa mencarikan alternatif pamasukan dalam bentuk  keuntungan lain--yang disitilahkan Bank sebagai bunga-- dari segala bentuk aktivitas ekonomi harian kita sebanyak-banyaknya.

pexel.com
pexel.com
Bank dan bunga Bank memang adalah teman sejati. Bank sebagai media penyimpanan uang dan juga pembiayaan yang aman. Dan bunga Bank bisa dikatakan keuntungan dari kompensasi investasi menabung atau transaksi perbankan lainnya, semisal kredit, yang dikenakan/didapatkan pihak bank ataupun nasabahnya.

Dalam perjalanannya, penafsiran tentang bunga bank memang menjadi sensitive, karena berbenturan langsung dengan keyakinan atas dasar agama Islam, yang mengharamkan kegiatan riba bunga bank, titik. Saya kira semua akan mempunya penafsiran sendiri akan hal tersebut.

Namun, yang ingin saya katakan adalah dengan tidak adanya perencanaan dan pengelolaan keuangan yang baik, yang tentu tidak menabrak prinsip keyakinan agama kita. Pertanyaan-yang akan muncul, kapan kita segera bisa mewujudkan keinginan dan harapan kita tadi? Apa iya hanya dalam mimpi saja?

Bunga Bank Yang Berkah Adakah?

Mengandaikan 'menjadi orang kaya, tapi ga usah pake kerja', mungkin hanya dalam lagu Oppie-Andaresta saja ya. Karena semua memang harus berangkat dari usaha kerja keras kita dalam mendapatkan penghasilan dan mengelolanya. Yang berujung pada istilah kesejahteraan, untuk bisa menuruti semua kebutuhan terlebih keinginan harian kita sebagai masyarakat Urban. Teorinya mudahkan?

Namun membuktikan lagi penggalan lagu Oppie tadi, apa iya bisa? Yang katanya hanya duduk-duduk saja dirumah mengharapkan keuntungan yang lebih besar daripada bunga tabungan saja?

pexel.com
pexel.com
Emmm, bisa saja kok, itu bisa jadi keuntungan didapatkan dari investasi berupa deposito  di Bank, yang akan merawat bunga nisbah yang harum semerbak sepanjang hari dari simpanan pokok hasil kerja keras kita.

Eit, tapi tetap saja, meragukan kehalalan dari bunga deposito itu adalah keniscayaan-kan? Karena balik lagi kepada keyakinan kita terhadap anjuran agama terhadap istilah riba tadi.

Itupula yang saya rasakan ketika mulai mencoba melakukan investasi ini di awal 2010-an lalu bersama salah satu bank syariah dengan produk deposito syariah-nya, dalam rangka memuaskan dahaga kebutuhan plus keinginan bertravelling riasetiap tahunnya.

Lainnya, jenis investasi deposoito ini ternya membantu sekali dalam 'mengerem' semua keinginan atas dana simpanan selama masa tenor investasi deposito, 1 hingga 12 bulan, yang dananya dirancang digunakan dalam plan keinginan sesungguhnya di masa depan.

pexel.com
pexel.com
Bunganya atau keuntungannya bisa digunakan untuk membayar kebutuhan bulanan, listrik, air telpon dan malah bisa ditabung kembali. Sehingga tidak mengganggu porsi tabungan pokok setiap bulannya. Lumayan, manfaatnya malah bisa jadi dunia akhirat. Lho kok?

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3