Mohon tunggu...
Satria Widiatiaga
Satria Widiatiaga Mohon Tunggu... Guru - Guru Sekolah Alam

Guru di Sekolah Alam Aminah Sukoharjo

Selanjutnya

Tutup

Parenting Artikel Utama

Anak Indonesia Over Screen Time, Hal Biasa atau Perlu Ditertibkan?

23 Mei 2024   19:11 Diperbarui: 25 Mei 2024   08:12 542
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi anak main handphone (shutterstock)

Pada jam full day sekolah kami, saya juga mengampu kelas pengembangan diri bidang Teknologi Informasi. Pada sesi kelas ini, terkadang para peserta didik saya suruh untuk membawa smartphone masing-masing dari rumah. 

Ada smartphone yang milik orangtuanya, dan adapula yang smartphone milik mereka sendiri. Alasan saya untuk menyuruh  membawa smartphone, adalah selain mempelajari beberapa aplikasi bermanfaat dalam keseharian, juga sebagai sarana edukasi kepada mereka dalam penggunaan smartphone secara bijak.

Salah satu bentuk edukasi kepada mereka dalam penggunaan smartphone secara bijak  adalah saya merazia smartphone peserta didik yang benar-benar mereka miliki sendiri, bagi yang membawa smartphone orangtuanya tidak saya razia dengan alasan privasi. Saya biasanya meminta ijin kepada mereka dan orangtuanya untuk mengecek beberapa hal di dalam smartphone mereka.

Biasanya saya mengecek histori sosial media mereka entah itu Tiktok, Instagram, Youtube, Whatsapp dan juga game apa saja yang sering mereka mainkan. Jika saya menemukan hal yang kurang layak bagi anak seusia mereka, saya langsung mengedukasi mereka.

Banyak hal kurang layak bagi anak seusia mereka yang saya temukan seperti konten joget-joget alay, konten kekerasan vulgar dan konten tak layak lainnya, termasuk game-game yang saya nilai bisa membuat mereka adiktif tak kenal waktu untuk memainkannya terus, sudah saya survey rata-rata mereka main game smartphone rata-rata di atas 2 jam dalam sehari, bahkan ada yang sampai 5 jam hingga larut malam. 


Pernah saya tanyakan guru SD lain, tentang durasi screen time smartphone murid mereka, ternyata kurang lebih hampir sama, ini artinya sebenarnya di Indonesia sudah darurat over screentime pada anak-anak.

Ilustrasi anak Mabar game online ( sumber : Disdikpora Buleleng)
Ilustrasi anak Mabar game online ( sumber : Disdikpora Buleleng)

Menurut data laporan firma riset data.ai, "State of Mobile 2023" memberikan hasil riset yaitu durasi screen time orang Indonesia pada smartphone tertinggi di dunia dengan rata-rata 5,7 jam per hari. Lebih di atas Brasil dan Arab Saudi yang mempunyai waktu sekitar 5,3 jam tiap harinya, kemudian disusul Korea Selatan dan Singapura. Dari data tersebut, bukan tidak mungkin durasi screen time anak Indonesia juga sangat tinggi.

Saya memberitahu para murid saya, bahwa dulu saya pun juga menggemari game sewaktu seusia mereka, namun dulu orangtua saya sangat tertib dalam menentukan waktu bermain game. 

Saya sewaktu SD dibelikan ayah sebuah game console Nintendo, dan hanya memainkannya pada akhir pekan tidak setiap hari.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Parenting Selengkapnya
Lihat Parenting Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun