Mohon tunggu...
Adi Pujakesuma
Adi Pujakesuma Mohon Tunggu... -
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

KEBENARAN HANYA MAMPU DILIHAT MELALUI MATA KEMATIAN

Selanjutnya

Tutup

Kurma

Al-Quran Digital Bentuk Amalan Nuzulul Quran di Era Millenial

2 Juni 2018   08:50 Diperbarui: 2 Juni 2018   08:55 1118
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Kisah Untuk Ramadan. Sumber ilustrasi: PAXELS

Al-Qur'an Digital Bentuk Amalan Nuzulullul Qur'an di Era Millenial

Memasuki enam belas ramadhan seluruh umat Islam seantero jagad pasti  akan memaknai setiap Malam Nuzulullul Quran yang bertepatan dengan malam 17 Ramadhan. Tulisan tentang Nuzulul Quran pasti sudah banyak diberbagai media. Akan tetapi tidak ada salahnya  apabila diulas kembali, sebagai pengingat bahwa memasuki 16 Ramadhan malam 17 Ramadhan menjadi malam turunnya AL Quran disebut dengan Nuzulur Quran. Waktu turunnya AL Quran.

Namun begitu, Nuzulul Qur'an sering diramaikan memasuki malam 17 Ramadhan, Sesungguhnya kami telah menurunkannya (Al-Qur'an) saat Lailatul Qadr atau malam kemuliaan. Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dengan izin Allah SWT.

Sebenarnya peringatan Nuzulul Quran saat tanggal 17 Ramadan bukan pada Lailatul Qadr, dengan mengadakan pengajian atau tabligh akbar, dan bukan saat malam Lailatul Qadar atau dengan membaca AL Quran bersama.

Hal ini sesuai pendapat yang menyatakan bahwa saat tanggal tersebut Rasulullah SAW ketika umur 41 tahun mendapatkan wahyu pertama kali. Yaitu surat Al-'alaq ayat 1-5 ketika beliau di gua Hira, Jabal Nur.

Allah SWT memberikan pemahaman kepada Malaikat Jibril yang ketika itu berada di langit. Kemudian Jibril turun ke bumi menyampaikan kepada Nabi Muhammad SAW. Lantas, bagaimana proses komunikasi antara Jibril dan Nabi Muhammad SAW berlangsung? Mengingat keduanya bukan dari jenis makhluk yang sama. Para ulama memberikan dua kemungkinan: Jibril beralih rupa menjadi manusia, atau sebaliknya.

Atas perintah Allah SWT, Malaikat Jibril turun ke bumi menyampaikan ayat-ayat Al-Qur'an. Selanjutnya, agar Al-Qur'an dipahami umatnya, Nabi Muhammad SAW "mengemasnya" dengan bahasa Arab.

Perlu digarisbawahi Al Quran itu Kalamullah bukanlah Makhluk. Pendapat ini adalah pendapat yang didukung dan diperjuangkan ulama Ahlu Sunnah Wal Jamaah diantaranya adalah Imam As Syafii. Artinya Al Quran yang tertulis pada mushaf itulah hanya bentuk fisik semata, tetapi Al Quran secara makna tidak tertulis dalam lembaran.

Nuzulul Qur'an yang diperingati oleh umat Islam dimaksudkan itu adalah sebagai peringatan turunnya ayat Al-Qur'an kepada Nabi Muhammad SAW yakni ayat 1-5 Surat Al-Alaq.

Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah. Yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.

Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah. Yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Kurma Selengkapnya
Lihat Kurma Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun