Mohon tunggu...
Sandy Dian Gananda
Sandy Dian Gananda Mohon Tunggu... Freelancer - Pejalan
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

Aku Menjadi manusia seutuhnya! That It,

Selanjutnya

Tutup

Politik Pilihan

Pantaskah Bambang Soesatyo Disebut Pahlawan Antikorupsi?

20 Maret 2014   23:18 Diperbarui: 24 Juni 2015   00:41 169
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Politik. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Freepik

Bambang Soesatyo politisi Partai Golkar ini namanya mulai mencuat saat kasus Bank Century booming di awal tahun 2009 bersama Fahri Hamzah, Misbakhun, Sarifuddin Suding dan lainnya.

Bamsoet panggilan akrab Bambang Soesatyo yang merupakan inisiator Timwas Century DPR mengatakan KPK layak mendapat medali keberanian karena berani menyertakan nama Boediono dalam dakwaan Budi Mulya.

Namun apakah dengan membuat pernyataan bahwa KPK layak mendapatkan medali keberanian karena berani menyertakan nama Boediono dalam dakwaan Budi Mulya, maka Bamsoet pantas disebut sebagai Pahlawan Anti Korupsi ?

Tunjuk Hidung Sendiri Baru Orang Lain

Hingga saat ini dirinyalah yang paling gencar dalam menyuarakan kasus Bank Century hingga kengototannya memanggil Boediono untuk hadir di Senayan.

Namun apakah benar semangat untuk memanggil Boediono tersebut merupakan semangat anti korupsi atau hanya untuk kepentingan politik pemilu 2014 ?

Lalu mengapa Boediono yang menjadi target sasaran. Padahal seperti kita tahu Boediono bukanlah orang yang terafiliasi dengan partai politik manapun. Sebagai teknokrat yang telah lama bekerja di Pemerintahan Boediono tidaklah memiliki backup politik. Apakah karena alasan itu Boediono akhirnya menjadi "shiting duck" atau kah ada sasaran lain yang sebenarnya menjadi incaran.

Pengamat Politik Arbi Sanit mengatakan para politisi Partai Golkar dinilai tengah mempolitisasi kasus Bank Century untuk kepentingan Pemilu 2014. Mereka dinilai ingin mencitrakan partainya sebagai partai yang anti-korupsi melalui proses di Dewan Perwakilan Rakyat

Padahal dalam Internal Partai Golkar Sendiri terdapat serangkaian kasus Korupsi yang menjerat kadernya. Seperti yang saat ini menjerat Gubernur Propinsi Banten Ratu Atut Chosiah dan keluarganya.

Kasus korupsi tersebut sesungguhnya sangat mencoreng wajah Partai Golkar dan skandal yang luar biasa.  Apabila benar Bamsoet memiliki semangat anti korupsi maka lebih elok ialah membersihkan internal partainya sendiri. Bagaimana mungkin seseorang dapat membersihkan rumah orang lain sedangkan rumah sendiri tidak terawat dan kotor?

Tanpa prestasi, apa jadinya kalau tidak ada Century

Mungkin kita tidak pernah mendengar nama Bambang Soesatyo di media saat ini jika tidak ada kasus Century. Bamsoet lebih tenar menyoal Century dan teriakannya agar Wapres Boediono di panggil paksa oleh Kapolri ketimbang berapa produk legislasi yang telah dihasilkan dan apa manfaatnya untuk rakyat.

Kini pemilu di depan mata. Bamsoet kembali memakai kartu Century untuk muncul ke permukaan. Benar apa yang dikatakan Faisal Basri, Century merupakan panggung politik DPR. Kebanyakan dari mereka minim prestasi dan kontribusi untuk rakyat. Yang dilakukan hanyalah ribut-ribut di media tanpa arah yang jelas.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Politik Selengkapnya
Lihat Politik Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun