Mohon tunggu...
Samsudin Simatupang
Samsudin Simatupang Mohon Tunggu... Penulis - Penulis

Penulis kelahiran Palembang pada 13 nopember 1961. Saat ini menjadi anggota PPPSU ( Perhimpunan Penulis Pendidik Sumatera Utara ). Kegiatan sehari hari menulis artikel di Gurusiana Media Guru Indonesia, Kegiatan Sosial Kemasyarakatan, dan lain lain

Selanjutnya

Tutup

Kisah Untuk Ramadan Pilihan

Bukber Sarana Sosial Kemasyarakatan

18 April 2022   16:50 Diperbarui: 18 April 2022   17:16 262 2 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Kisah Untuk Ramadan. Sumber ilustrasi: PAXELS

Sejak awal Ramadan suasana di rumah, di masjid, dan di musola mulai ramai dan bersahaja. Betapa tidak suasana lebih kekeluargaan dengan dihidupkannya bukber. Di rumah keluarga terasa harmonis karena selalu bersama. Di masjid dan di musola terasa akrab dengan adanya bukber. Satu sama lain saling menghargai dengan penuh keakraban. Inilah yang terbentuk dengan adanya bukber.

Tentunya pada bulan lain tidak terdapat bukber. Mereka sibuk dengan kegiatan dan pekerjaan masing masing. Sehingga kebersamaan tidak terlihat. Terkadang satu sama lain yang bertetangga kurang kenal karena kesibukan pekerjaan. Inilah keistimewaan bulan Ramadan dengan diadakannya bukber ini.

Suasana kebersamaan dan kekeluargaan pada saat bukber terlihat. Tidak membedakan antara kaya dengan miskin, antara mampu dengan tidak mampu, antara pejabat dengan rakyat, dan lain lain. Inilah hal yang terlihat saat bulan Ramadan di rumah, di masjid dan di musola. Kita berharap suasana seperti ini tetap terjalin  selamanya.

Kebersamaan dan kekeluargaan yang terbentuk saat bukber akan mengarahkan kegiatan sosial kemasyarakatan. Kebersaman dan kekeluargaan yang terbentuk tentunya akan terjalin dengan baik. Hal inilah yang menghilangkan rasa kecemburuan sosial di kalangan masyarakat selama ini. 

Marilah kita hidupkan kegiatan bukber dengan tujuan kebersamaan dan kekeluargaan. Marilah kita bina keadaan masyarakat saat ini yang mulai nampak renggang. Hal ini disebabkan oleh perbedaan antara satu sama lain. Marilah kita rangkai jalinan keersamaan dan kekeluargaan diantara kita dalam masyarakat sosial. Marilah kita bendung arus barat yang mengkotak kotakkan kehidupan masyarakat dengan budaya individu.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Kisah Untuk Ramadan Selengkapnya
Lihat Kisah Untuk Ramadan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan