Mohon tunggu...
Dewi Sabrina Meidyanti
Dewi Sabrina Meidyanti Mohon Tunggu... Mahasiswa - Malang, Indonesia

Hi, Nice To Meet You!

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Alam & Teknologi Pilihan

Hi World: Fight The Pandemic, Buku Coronavirus Solusi Cerdas Edukasi Anak di Masa Pandemi

5 Agustus 2021   06:34 Diperbarui: 5 Agustus 2021   08:05 162 5 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Hi World: Fight The Pandemic, Buku Coronavirus Solusi Cerdas Edukasi Anak di Masa Pandemi
whatsapp-image-2021-08-05-at-06-57-13-610b38d0152510714448f9c3.jpeg

Dunia pendidikan harus mampu memberikan bekal bagi peserta didik untuk selalu siap menghadapi tantangan zaman. Anak-anak yang sekarang duduk di bangku sekolah merupakan pemilik masa depan. 

Oleh karena itu diperlukan media pembelajaran yang sesuai dan dapat menunjang pengetahuan peserta didik salah satunya ialah buku cerdas. 

Dalam pengembangan buku, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sudah mulai berinovasi melalui Buku Sekolah Elektronik (BSE). Namun pengembangan BSE ini kurang dioptimalkan.

Hal ini dapat dianalisis dari produk BSE tersebut yang hanya mendigitalkan buku cetak ke dalam format PDF, dengan penyajian konten pembelajaran terbatas pada unsur tulisan/teks dan gambar saja. 

Oleh karena itu perlu dilakukan kajian secara mendalam tentang apa manfaat buku cerdas berbasis teknologi, dan bagaimana model pengembangan buku cerdas yang sesuai dengan karakteristik media berbasis teknologi tersebut.  

Pengembangan buku cerdas pelajaran berbasis teknologi perlu dikembangkan sebagai konsekuensi tuntutan zaman . Kesadaran masyarakat terhadap teknologi untuk pendidikan juga semakin meningkat. 

Hasil survei Kementerian Komunikasi dan Informasi dan Unicef (2014) menjelaskan bahwa orangtua dan guru semakin menyadari manfaat media digital untuk mendukung pendidikan dan pembelajaran anak. 

Kurniawati dan Suryadarma (2015) menjelaskan bahwa media pembelajaran berbantuan komputer dalam problem based learning efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik. 

Ini artinya teknologi dapat menyajikan konten pembelajaran dalam semua aspek perubahan perilaku yaitu kognetif, afektif, dan psikomotorik. Karakteristik dan keunggulan tersebut menjadi potensial untuk mengembangkan buku pelajaran yang menarik dan mudah dipahami oleh peserta didik.

Terlepas dari munculnya Distruptive Society 5.0, tidak dipungkiri bahwa telah timbul pandemi Covid-19 di akhir 2019 lalu. Virus yang ditransmisikan melalui droplet (percikan air liur) yang dihasilkan saat orang yang terinfeksi batuk, bersin, atau mengembuskan nafas. 

Droplet ini terlalu berat dan tidak bisa bertahan di udara, sehingga dengan cepat jatuh dan menempel pada lantai atau permukaan lainnya. Setidaknya terdapat 179.257.412 kasus positif virus Corona di dunia dengan 3.881.928 kasus kematian. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN