Mohon tunggu...
Bude Ruri
Bude Ruri Mohon Tunggu... Guru - Guru SD, Penulis buku

Hidup bermanfaat lebih beruntung

Selanjutnya

Tutup

Parenting Artikel Utama

Berikut 4 Hal yang Perlu Ditanamkan Saat Anak Berulang Tahun

13 November 2023   21:33 Diperbarui: 24 November 2023   19:44 352
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi (PEXELS/Kampus Production)

Hari lahir mungkin begitu penting bagi Ananda, usianya yang baru genap sembilan tahun itu tak banyak impian. Namun dia selalu mengingatkan bunda dan juga kakak-kakaknya untuk memberikan hadiah spesial untuknya. Bukan kado namun senampan kue yang dihiasi lilin kecil supaya mirip di TikTok yang dia tonton sebelumnya.

Sebagai bundanya, saya sendiri tidak pernah mengajarinya bahwa ulang tahun harus dirayakan, itu juga berlaku pada kakak-kakaknya. 

Saya hanya menanamkan bahwa bertambahnya usia harus semakin dewasa, itu saja. Kado dan kue hanyalah sebagai simbol pengingat saja.

Sejak sore Ananda selalu nagih pada kakaknya, "Mbak aku kok gak disiapkan kue ultah."

"Besuk wae, pagi-pagi yang penting lilin siap ditiup," ujar kakaknya.

Malamnya kedua kakaknya membelikan bahan pudding juga lilin kemudian dimasak dan dimasukkan lemari pendingin supaya besuk pagi siap disantap.

Malam itu Ananda tampak bahagia karena kakak-kakaknya mempersiapkan sedemikian rupa demi adik tercinta. Ananda begitu girang saat menerima kado dari kakaknya, sebuah buku mewarnai lengkap dengan pensil warna.

Pagi sebelum berangkat sekolah Ananda meniup lilin, tepat tanggal 13 November 2023 usianya genap 9 tahun. (Dokumentasi pribadi)
Pagi sebelum berangkat sekolah Ananda meniup lilin, tepat tanggal 13 November 2023 usianya genap 9 tahun. (Dokumentasi pribadi)

Sederhana namun sangat berarti, menurut kakaknya untuk mengalihkan perhatiannya supaya tidak rajin mewarnai ponselnya, celetuk kakaknya, saat saya tanya, mengapa kadonya buku mewarnai gambar.

"Mama, aku dapat kado dari Mbak Bela," teriaknya saat saya masuk kamarnya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Parenting Selengkapnya
Lihat Parenting Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun