Mohon tunggu...
Rumah Kayu
Rumah Kayu Mohon Tunggu... Administrasi - Catatan inspiratif tentang keluarga, persahabatan dan cinta...

Ketika Daun Ilalang dan Suka Ngeblog berkolaborasi, inilah catatannya ~ catatan inspiratif tentang keluarga, persahabatan dan cinta...

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

Kebaikan Hati yang Mengharukan

27 Agustus 2016   10:42 Diperbarui: 27 Agustus 2016   16:09 229
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sumber: www.aliexpress.com

Remember there's no such thing as a small act of kindness. Every act creates a ripple with no logical end ~ Scott Adams

KEBAIKAN hati itu ada dimana- mana. Bisa ditemui dimana saja, kapan saja, diberikan oleh siapa saja. Kupercayai hal itu. 

Dan dalam hidup keseharian, ada saja kebaikan- kebaikan hati yang membuatku terharu...

Ini beberapa pengalaman yang belum lama ini aku alami.

Putri sulung kami memperoleh beasiswa untuk kuliah di luar negeri.

Dia nanti akan tinggal di dormitory, asrama di dalam lingkungan universitasnya. Pendaftaran dan pembayaran untuk tinggal di asrama sudah selesai diurus beberapa minggu yang lalu. Lalu sehubungan dengan itu, kutanyakan padanya, bagaimana dengan bantal, seprai, selimut. Adakah hal- hal itu termasuk ke dalam paket pembayaran asrama.

Ternyata tidak. “ Tapi nanti bisa dibeli disana, “ cah ayu putriku berkata.

He he. Tentu saja bisa beli, tapi apakah langsung bisa diperoleh, dan berapa harganya, tentu perlu dipertimbangkan.

Cah ayu yang kuliah dengan beasiswa uang sakunya akan terbatas. Dan dia belum lagi membuka rekening di negara dimana dia kuliah itu. Maka di minggu- minggu pertama masa tinggalnya disana, uang beasiswa itu belum akan diterimanya.

Kami akan membekalinya sejumlah uang yang bisa dia gunakan di masa- masa awal tinggalnya di luar negeri itu, tapi dia tetap akan harus berhemat. Maka, kuminta anakku membawa apa yang diperlukan yang sekiranya bisa dibawa dari tanah air. Selimut dan bantal akan makan tempat terlalu banyak di koper. Jadi dua hal itu dicoret. Biarlah nanti dia mencari dan membelinya disana saja. Namun seprai…

 Ayo kita beli seprai disini saja, “ kataku.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun