Mohon tunggu...
Rully Moenandir
Rully Moenandir Mohon Tunggu... TV and Movie Worker

Seorang ayah dari 4 anak dan 1 istri, yang bekerja di bidang industri televisi dan film, serta suka sekali berbagi ilmu dan pengalaman di ruang-ruang khusus sebagai dosen maupun pembicara publik. Baru buat blog baru juga di rullymoenandir.blogspot.com, setelah tahun 2009 blog lamanya hilang entah kemana.

Selanjutnya

Tutup

Politik

Bang Sandi, Are You Okay Bro?

19 April 2019   21:24 Diperbarui: 20 April 2019   17:13 0 2 1 Mohon Tunggu...
Bang Sandi, Are You Okay Bro?
Arsip Kompas

Gegap gempita Pemilu lebih dari 48 jam lalu rasanya sedikit hambar, ketika "suguhan" yang diterima rakyat kali ini sepertinya sama dengan Pemilu yang terjadi 2014 lalu.

Setelah rakyat mencapai klimaksnya dengan mencoblos paslon Presiden dan Wakil Presiden, serta wakilnya nanti di Parlemen dan Senator, kok yang terjadi lagi-lagi protes soal kisruh surat suara di TPS, Quick Count para lembaga survey, dan maaf..."sujud sukur" salah satu Capres dan deklarasinya yang lagi-lagi mendahului hasil akhir dari KPU sebagai lembaga resmi yang selain berwenang, juga memiliki kertas Hasil Suara asli, bukan sekedar foto, video yang di era digital saat ini sangat mudah dimanipulasi.

====

Tapi, ya...enough is enough ! Kita maklumi saja kalau memang itu mungkin "gaya"nya dalam setiap pemilihan. Walau ketika Pilkada DKI yang lalu, Protes ke lembaga surveynya tidak terjadi mengenai Quick Count, prosesnya tetap langsung deklarasi kemenangan walau belum disahkan oleh KPU, karena memang normalnya hasil Pemilu/Pilkada memerlukan proses agak panjang karena butuh kroscek di tingkat kecamatan, propinsi yang melibatkan seluruh elemen saksi, wakil partai, dan wakil paslon, untuk kemudian disahkan oleh KPU pusat melalui rapat pleno akhir.

Arsip Kompas
Arsip Kompas
Yang sedikit mengganggu saya justru salah satu paslon dari kubu 02, yakni cawapres Sandiaga Uno, yang tiba-tiba dikabarkan sakit cegukan tiada henti yang mengakibatkan alpa mendampingi capres Prabowo Subianto saat mendeklarasikan kemenangannya petang hari di hari H pencoblosan, 17 April 2017 (selengkapnya).

====

Sandiaga Uno yang semakin dikenal sebagai pejabat publik setelah memenangkan Pilkada DKI Jakarta 2017 sebagai wakil gubernur bersama Anies Baswedan yang menjabat Gubernur DKI Jakarta ini, bernama lengkap Sandiaga Salahudin Uno ini dinilai sebagai sosok muda yang dinamis.
Ia lahir di Pekanbaru, 28 Juni 1969 (kalau ini sama nih sama saya tanggal lahirnya...cuma beda tahun), merupakan bungsu dua bersaudara dari pasangan Razif Halik Uno (Henk) dan Rachmini Rachman (Mien). Ia menikah dengan istrinya, Nur Asiah pada 1996 dan kini dikaruniai 3 buah hati bernama Anneesha Atheera Uno, Amyra Atheefa Uno, dan Sulaiman Saladdin Uno.

Sandi menyelesaikan pendidikan S1 di Wichita State University, Kansas, Amerika Serikat, pada 1990. Ia mengambil jurusan Business Administration. Kemudian, ia melanjutkan pasca sarjana Business Administration di George Washington University, setelah sebelumnya sejak SD hingga SMA bersekolah di Jakarta, SD PKSD kemudian ke SMP 12 Wijaya Jakarta Selatan dan melanjutkan sekolahnya ke SMA Katolik Pangudi Luhur.

Di dunia usaha, Sandiaga diakui sebagai seorang pebisnis sukses dan tercatat sebagai salah satu orang terkaya di Indonesia. Sandi pernah dinobatkan oleh Globe Asia sebagai orang terkaya ke-63 di Indonesia dengan jumlah kekayaan mencapai 245 juta dollar AS. Ia juga mendapat penghargaan Enterpreneur of The Year dari Enterprise Asia pada 2008.
Berdasarkan biografi Sandiaga Uno, ia pernah bekerja di sebuah perusahaan namun kemudian perusahaan itu bangkrut. Kemudian, bersama rekannya, Sandiaga mendirikan perusahaan di bidang keuangan yaitu PT Recapital Advisor, yang baru kemudian ia mendirikan perusahaan lainnya dengan nama PT Saratoga Investama Sedaya yang bergerak di bidang investasi (baca disini).
Perusahaan investasinya bergerak di bidang telekomunikasi, pertambangan dan produk kehutanan. Sistem perusahaannya ialah mengumpulkan modal dari beberapa investor kemudian mengakuisisi perusahaan yang memiliki masalah keuangan kemudian memperbaiki kinerja perusahaan tersebut. Setelah kinerja perusahaan tersebut sudah terlihat cukup baik, kemudian perusahaan tersebut dijual kembali tentu dengan harga yang lebih tinggi. Salah satu perusahaan yang pernah ia akuisisi adalah Bank BTPN.

Sandiaga Uno juga dikabarkan pernah berkarier sebagai pemegang saham PT Adaro Indonesia, Presdir PT Alberta Communication, Presdir PT Mitra Telecommunication dan bergabung dengan beberapa perusahaan internasional di Singapura dan Kanada.

Arsip KPU
Arsip KPU
Sedangkan di dunia politik, ia baru pertama kali terjun di partai Gerindra jelang pengusungan dirinya dengan digandengkan bersama Anies Baswedan sebagai Cagub dan Cawagub DKI Jakarta periode 2017-2022 yang diusung dua partai politik, Gerindra dan PKS, yang saat itu berhadapan dengan pasangan pertahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidajat.
Di kepengurusan Gerindra, Sandi menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina. Kini, setelah hampir 10 bulan menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandi digandeng Prabowo Subianto sebagai cawapres untuk bertarung di Pilpres 2019.

====

Sandi yang saat kampanye Pilpres terlihat sangat energik, flamboyan, dan menjadi idola semua kalangan karena terlihat ramah, supel, cerdas, dan mumpuni dalam pengetahuan agamanya ini, bahkan dianugerahi Rekor Nasional oleh MURI (Museum Rekor Indonesia) karena Sandiaga saat kampanye berhasil melakukan blusukan untuk mendengar aspirasi rakyat secara langsung yang mencapai 1.550 titik. Jumlah itu didapatkan Sandiaga selama kurun waktu 7 bulan saja (baca disini).
Padahal, menurut data yang dihimpun dari majalah bisnis Globe Asia pada tahun 2017 total kekayaan Sandiaga Uno ditaksir mencapai 7.2 triliun rupiah namun pada tahun 2018, total kekayaan Sandiaga Uno menyusut hingga sekitar 4.3 triliun rupiah atau sekitar 300 juta dollar. Sebuah hal spektakuler yang dilakukan oleh "triliyuner" untuk mau blusukan kebawah.

Capture Instagram Sandiaga Uno
Capture Instagram Sandiaga Uno
Sosok yang energik, rajin berolahraga (di beberapa kota, Sandiaga memperlihatkan hobinya berlari berkilometer yang dilakukan bersama warga setempat), tidak pernah kehabisan tenaga, selalu melemparkan senyum kepada setiap warga yang ditemuinya walau berbeda pilihan dukungan dengannya.

====

Namun, hal tadi hilang dalam sekejap.

Sandiaga yang terlihat baik-baik saja saat mencoblos di TPS 002 Jalan Sriwijaya Kebayoran Baru Jakarta Selatan bersama istri, kedua anaknya, dan kedua orang tuanya ini, mengumbar senyum dan mengacungkan salam dua jari kepada wartawan dan warga yang hadir (baca disini).
Bahkan sebelumnya, Sandiaga sempat melakukan salat Tahajjud dan Subuh berjamaah di Masjid At Taqwa yang letaknya tidak jauh dari TPS tempat ia memberikan suaranya untuk Pemilu 2019 kali ini.

Sandiaga terlihat kelelahan, sejak ia memantau langsung hasil Quick Count di Rumah Kertanegara 4 tempat BPN (Badan Pemanangan Nasional) Prabowo-Sandi bermarkas.
Ia yang sebelumnya mendapat kabar bahwa kalah suara cukup jauh di TPS sendiri, terlihat lesu dan murung hingga harus masuk dalam ruang yang tidak bisa diakses oleh wartawan.

Capture Instagram Sandiaga Uno
Capture Instagram Sandiaga Uno
Walhasil, capres Prabowo Subianto sendirian mengumumkan kemenangannya pada Rabu Petang, 17 April 2019 sebagai Presiden Pilihan Rakyat periode 2019-2014. Sandiaga sendiri, menurut timsesnya Yuga Aden, sedang beristirahat di dalam karena memang sejak sore tidak enak badan dan cegukan tidak putus sehingga harus istirahat (selengkapnya).
Walau di deklarasi kedua yang dilakukan Prabowo (lagi-lagi) Sandi tidak hadir, jelang malam justru Sandi justru mengunggah foto bersama istri saat Prabowo dan kucingnya menjenguk di rumahnya.

====

Capture Instagram Sandiaga Uno
Capture Instagram Sandiaga Uno
Hari ini, 2 hari setelah kondisi sakit. Sandiaga juga tidak terlihat hadir mendampingi perhelatan "SYUKUR KEMENANGAN INDONESIA" di Rumah Kertanegara 4. Bahkan ia juga memilih untuk melakukan Salat Jumat bersama anak lelakinya dan tidak mendampingi Prabowo untuk Salat Jumat di Masjid Al Azhar, bersama partai koalisi dan simpatisan.

Poster Kegiatan yang tersebar di sosmed (dokpri)
Poster Kegiatan yang tersebar di sosmed (dokpri)
Bang Sandi, ada apakah gerangan ? Bahkan nama atau fotomu juga tidak menghiasi panggung Sukuran tadi di Kertanegara 4...
Mengapa engkau pun tidak ikut bersujud sukur, diam seribu bahasa, tidak ikut bertakbir, bahkan engkau sering tertunduk dan tidak ikut mengangkat tinggi tanganmu saat mendampingi deklarasi ke-3 pasanganmu ? Sampai sekedar memperlihatkan rasa bahagia dengan ikut minum dan makan bersama partai koalisi-pun, engkau lebih memilih pulang lewat jalan belakang, menghindari pertanyaan para pewarta media yang menantimu di pintu depan (baca disini). Bang Sandi, Are You Okay Bro ?

situasi syukuran (dokpri)
situasi syukuran (dokpri)
Semoga kau baik-baik saja disana, cepat sembuh, atau bahkan mungkin sudah sembuh.

As we have exact the same birthdate, I think I know exactly what you up to and what you gonna do next...Saya pribadi mendoakan, abang siap meniti kembali semangat untuk membangun Indonesia dengan gaya dan caramu yang santun dan baik.
Tinggal belajar dari kesalahan, dan terus mengembangkan diri sampai saatnya nanti.