Mohon tunggu...
Rudy W
Rudy W Mohon Tunggu... Lainnya - dibuang sayang

Ngopi dulu ☕

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

Invasi ke Jawa, Bangsa Mongol Dipermalukan Berkat Kecerdikan Raden Wijaya

14 Februari 2021   11:03 Diperbarui: 14 Februari 2021   11:09 3295
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Invasi Mongol ke Jawa (idntimes.com)

Setelah pembunuhan tersebut, Singasari sempat vakum (tidak ada pemerintahan) dari 18 Mei sampai dengan 15 Juni 1292. Sang pemberontak, Jayakatwang, akhirnya menobatkan dirinya sebagai Raja Singasari dan dialihkan ke kekuasaan Kerajaan Kediri.

Jayakatwang juga mengucilkan keluarga Kertanegara termasuk Raden Wijaya ke Pulau Madura.

Tentu saja karena peristiwa itu, Raden Wijaya sakit hati dan dendam kepada Jayakatwang. Dia mencari cara, strategi untuk membalas dendam kepada Jayakatwang.

Raden Wijaya memang cerdik. Dia memanfaatkan kedatangan tentara Mongol, meminta bantuan kepada mereka untuk menyerang Jayakatwang. Raden Wijaya mengiming-imingi Kubilai Khan akan diberikan dua putri dan Raden Wijaya akan tunduk kepada mereka.

Dengan dibantu juga oleh kerajaan-kerajaan kecil yang tidak suka dengan Jayakatwang, pasukan Raden Wijaya dan Mongol bersatu padu menghancurkan Jayakatwang.

Jayakatwang terbunuh dan tentaranya amburadul bahkan terjun ke Kali Brantas.

Setelah berhasil membalas dendam kepada Jayakatwang, Raden Wijaya mulai menjalankan siasat cerdik selanjutnya. 

Sesuai dengan apa yang dijanjikan Raden Wijaya bahwa dia akan takluk kepada Mongol, Raden Wijaya meminta ijin kepada tentara Mongol untuk balik ke Majapahit untuk mempersiapkan upeti. Dalam perjalanannya, Raden Wijaya dikawal dua perwira dan sekitar 200 punggawa.

Namun di tengah perjalanan Raden Wijaya lantas menghabisi tentara Mongol yang mengawalnya.

Setelahnya, Raden Wijaya kemudian menyerang tentara Mongol yang sedang lengah. Mereka sedang menghelat pesta dan berkemah di Canggu dan Daha, merayakan sukacita kemenangan. 

Pasukan Mongol kocar-kacir diserang pasukan Raden Wijaya, mereka melarikan diri ke arah laut dalam kejaran punggawa Majapahit. Sebagian lagi tewas.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun