Mohon tunggu...
Ronny Rachman Noor
Ronny Rachman Noor Mohon Tunggu... Lainnya - Geneticist

Pemerhati Pendidikan dan Budaya

Selanjutnya

Tutup

Politik Pilihan

Jacob Zuma, "from Hero to Zero"

15 Februari 2018   08:26 Diperbarui: 15 Februari 2018   09:00 613
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Baru saja Presiden Afrika Selatan Jacob Zuma mengundurkan diri setelah mendapat tekanan yang luar biasa dan ultimatum dari partainya African National Congress (ANC)  yang saat ini merupakan partai terbesar.

Walaupun pada awalnya Jacob Zuma menolak mengundurkan diri, namun setelah mengalami negosiasi yang cukup alot Zuma yang kini berusia 75 tahun akhirnya mengundurkan diri juga.

Situasi pengunduran diri Zuma hampir sama ketika Pak Harto mengundurkan diri. Dalam pidatonya selama 30 menit di TV akhirnya Jacob Zuma menyatakan mengundurkan diri sebagai Presiden Afrika selatan.

Posisi Zuma sebagai presiden memang sudah sangat rapuh ketika ANC merencanakan akan melakukan voting mosi tidak percaya kepada Zuma hari ini jika Zuma menolak mengundurkan diri.

Dalam perjalanan awal karirnya banyak orang memujanya karena memang Zuma memiliki track record yang cukup mengesankan di tengah tengah perjuangan persamaan hak orang berkulit hitam di Afrika Selatan.

Zuma (ketiga dari kiri) bersama Mandela tahun 1993. Photo: qzprod.files.wordpress.com
Zuma (ketiga dari kiri) bersama Mandela tahun 1993. Photo: qzprod.files.wordpress.com
Zuma yang menjabat sebagai presiden sejak tahun 2009 lalu tersebut memang merupakan salah satu dedengkot partai ANC karena telah bergabung dengan partai tersebut sejak tahun 1958.

Zuma memang yang awalnya digadang gadang sebagai kader harapan partai ini pernah menjalani hukuman penjara selama 10 tahun bersama Nelson Mandela di saat Afrika masih dibawah pemerintahan orang kulit putih. Setelah itu Zuma hidup di pelarian sebelum kembali ke Afrika selatan pada thuan 1990. Nasib Zuma memang  berubah setelah bergabung dengan ANC.

Afrika Sekatan mengalami masa suram sepeninggal Nelson Mandela. Photo: www.saembassy.org
Afrika Sekatan mengalami masa suram sepeninggal Nelson Mandela. Photo: www.saembassy.org
Namun sayangnya setelah menjadi presiden prestasi Zuma justru suram dan menghilangkan kejayaan catatan masa lalunya.  Pemerintahannya diwarnai dengan berbagai kebijakan yang cenderung  kacau akibat salah urus  dan juga diwarnai dengan berbagai skandal dan korupsi.

Catatan buruk selama menjadi presiden ini membuat dirinya tercatat sebagai presiden yang paling kontroversial sejak berakhirnya pemerintahan apartheid.

Kisah perjalanan awal karir Zuma memang seperti cerita klasik Cinderella. Dalam perjalanan karir politiknya Zuma memang sudah memperlihatkan tanda tanda sebagai sosok kontroversial.

Pada tahun 2005 misalnya ketika Zuma menjadi wakil presiden dia dipecat presiden Thabo Mbeki karena terlibat kasus korupsi.  Namun Zuma berhasil mencari simpati dengan menempatkan dirinya sebagai korban santet.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Politik Selengkapnya
Lihat Politik Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun