Ronny Rachman Noor
Ronny Rachman Noor Geneticist

Pemerhati Pendidikan dan Budaya

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

Mengenal Noah "The Time-traveller from 2030"

14 Februari 2018   09:41 Diperbarui: 14 Februari 2018   10:21 4962 1 1
Mengenal Noah "The Time-traveller from 2030"
Photo: Daily Express

Bagi anda yang pernah menonton film Back to the Future pasti akan memahami betul garis besar cerita pemuda yang benama Noah ini.

Noah menjadi sensional ketika dalam wawancaranya dengan Apex TV "meramalkan" apa yang akan terjadi di tahun 2030. Video Noah ini dimuat di Youtube.

Fenomena ramal meramal ini memang sangat menarik perhatian dan banyak diminati tidak terkecuali di Indonesia tentunya.

Tapi sosok Noah ini agar berbeda karena "ramalannya" mirip dengan apa yang digambarkan di film Back to the Future yang kini hampir sebagian besar teknologi yang digambarkan di film tersebut telah menjadi kenyataan.

Ramalam Noah memang tidak sejauh ramalan Nostradamus yang rentang waktunya jauh ke depan.  Ramalan Noah hanya sampai dengan 2030 saja.

Hal lain yang juga menarik dari pengakuannya bahwa dia sebenarnya berumur 50 tahun, namun penampakannya seperti umur 25 tahun ini sebagai akibat dari mengkonsumsi obat pemutar balik umur.

Dalam videonya yang diunggah ke Youtube dia mengaku bahwa dia benar benar telah melakukan perjalanan ke masa dengan sampai tahun 2030 dengan menembus ruang dan waktu sejak tahun 2003 yang lalu, namun baru saat ini dia mengungkapkannya kepada publik (lihat videonya: Video1, video 2)

Pengakuan Noah ini memang tentunya akan mengundang pro dan kontra, sehingga timbul ide untuk melakukan tes kebohongan dan Noah menyetujuinya.

Hasil uji kebohongan yang dilakukan dalam beberapa hari yang lalu ternyata menunjukkan hasil 100% yang berarti bahwa  Noah tidak berbohong alias berkata jujur.

Pertanyaan yang muncul berikutnya adalah jika Noah berkata jujur, apakah apa yang dikatakannya terkait masa depan sampai dengan tahun 2030 mendatang itu benar adanya ? 

Menang hasil tes kebohongan tidak akan dapat mengungkap kebenaran "ramalan" Noah terkait apa yang diceritakannya tentang  perjalananya ke masa depan tersebut.

Beberapa  hal penting yang dikatakan Noah terkait masa depan antara lain:

  • Presiden Trump akan terpilih kembali tahun 2020
  • Telepon ukuran akan menjadi semakin besar pada thaun 2030
  • Robot akan dapat mengelola rumah sepenuhnya dan mulai umum dipakai
  • Penggunaan Bitcoin akan semakin meningkat, namun uang logam konvensional masih digunakan
  • Pemanasan global akan semakin meningkat terutama di wilayah Amerika Utara sebaliknya Eropa menjadi lebih dingin
  • Orang akan dapat terbang ke Mars tahun 2028 dan pada tahun yang sama orang akan umum mengunjungi Mars
  • Mobil listrik akan mencapai kecepatan 600 mil per jam nya
  • Beberapa penyakit sudah ditemukan obatnya termasuk kanker.

Hal lain yang menarik dari ramalan Noah ini adalah nama presiden Amerika tahun 2030 adalah Ilana Remikee.

Lantas bagaimana Noah melakukan perjalananya menembus ruang dan waktu? Noah menyatakan bahwa dia melakukannya dengan menggunakan dome di bawah tanah yang dikelilingi oleh arus listrik.  Bahkan teknologi perjalanan masa depan dalam bentuk Chip ditanamkan di dalam tubuhnya. Dalam video tersebut Noah mengatakan  chip yang ditanamkan di bawah kulitnya.

Noah memang telah berhasil membikin heboh dunia dengan pengakuannya walaupun sebagain orang sisnis dengan segala ramalannya.

Satu satunya cara yang paling jitu membuktikannya adalah dengan menunggu berjalannya waktu sampai dengan tahun 2030, atau yang paling dekat tahun 2020 yaitu ketika Amerika kembali memilih presidennya.

Apakah Noah akan diingat sebagai "pesohor" yang akan menjajarkan dirinya sebagai peramal ulung dunia  atau sebaliknya menjadi "pecundang " memang kembali akan tergantung dari perjananan waktu yang menurut Einstein "waktu itu relatif".

Paling tidak saat ini Noah telah berhasil menghibur kita semua dan sekaligus membuat penasaran tentunya.....