Mohon tunggu...
Rori Idrus
Rori Idrus Mohon Tunggu... Pemulung Hikmah

Pemulung hikmah yang berserakan untuk dipungut, dirangkai menjadi sebuah tulisan dan pelajaran kehidupan.

Selanjutnya

Tutup

Kisahuntukramadan Pilihan

Menyusuri Lorong Waktu

24 April 2020   19:00 Diperbarui: 24 April 2020   18:56 47 1 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Menyusuri Lorong Waktu
(Gambar: cairofood.id)

Ramadhan tahun lalu, masih kuat di ingatan kita umat muslim, masjid atau mushola penuh sesak para jamaah menunaikan sholat tarawih berjamaah.

Ramai orang berbondong-bondong mengenakan mukenah dan baju koko berjalan menuju masjid atau mushola, shaf sholat terisi penuh bahkan sampai halaman.

Tetapi kini, itu semua raib ntah kemana, masjid dan mushola ditutup untuk segala macam aktivitas keagamaan.

Orang-orang menunaikan sholat tarawih dirumah masing-masing, semarak ramadhan pun kini hilang, nuansa bulan suci tak terasa nikmat lagi.

Anak-anak dengan keluguan dan kepolosannya bermain penuh ceria di masjid dan mushola menambah semarak suasana ramadhan.

Adzan maghrib berkumandang, makan takjil bersama setelah menahan lapar dan dahaga seharian, kini itu semua tak ada lagi.

Sore hari ramai pedagang musiman, pasar ramadhan menjajakan bermacam pilihan jajanan dan makanan untuk buka puasa yang menggoda selera, kini itupun sudah tak ada lagi.

Menyusuri lorong waktu, teringat momentum kebersamaan dengan teman-teman, buka puasa bersama bareng teman-teman yang hanya bisa dinikmati setahun sekali, pun sudah tak ada lagi.

Menjelang lebaran nanti, dipastikan tak ada lagi ramai orang berbondong-bondong mudik ke kampung halaman.

Setahun sekali merajut tali silaturrahmi, berkumpul dengan keluarga sanak saudara di kampung, kini tak bisa lagi dilakukan.

Sholat idul fitri di masjid atau lapangan selalu penuh dengan orang-orang merayakan hari kemenangan, dipastikan nanti tak bisa dilakukan lagi.

Begitu dahsyatnya virus Corona telah merubah tatanan hidup beragama dan kehidupan sosial umat muslim di dunia.

Ramadhan dan Lebaran 2020 takkan pernah terlupakan dan menjadi catatan sejarah peradaban islam.

Selamat menunaikan ibadah puasa ramadhan, tamu agung bulan penuh berkah, bulan pembersih dosa telah mendatangi kita, mari kita jamu selayaknya tamu agung.

Semoga seluruh proses ibadah ramadhan yang kita jalani nanti dapat menempa diri kita untuk menjadi insan kamil, derajat manusia sempurna yang beriman dan bertaqwa. Aamiin

Salam

Rori Idrus
KBC-57 Brebes Jawa Tengah
(Lawan Corona Pakai Konten)

VIDEO PILIHAN