Mohon tunggu...
Imam Sahroni Darmawan
Imam Sahroni Darmawan Mohon Tunggu... Konsultan - Direktur PT. SUDUT DESA

Saya bekerja sebagai Pendamping Lokal Desa dari Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal Dan Transmigrasi mulai 2016. hobi saya sebagai penulis dan juga drafter

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

Perjuangan Pendamping Desa di Kec. Kedungdung untuk Memandirikan Desa

18 Oktober 2020   12:41 Diperbarui: 18 Oktober 2020   12:45 313 2 1
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Pendamping Desa Kecamatan Kedungdung di acara kampung tangguh Desa Batoporo Barat

Sampang - Sudut Desa Club, Perjuangan Pendamping Desa untuk memandirikan Desa di Kec. Kedungdung Kab. Sampang melalui proses yang tidak mudah dan membutuhkan waktu. Tak bisa di pungkiri Sumber Daya Manusia (SDM) perangkat desa yang belum menghumpuni masih menjadi kendala utama di desa untuk membuat desa lebih baik dan berkembang. Hadirnya Pendamping Desa merupakan amanah Undang-Undang No. 6 tahun 2014 tentang Desa dalam mewujudkan nawacita ketiga yaitu Membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah dan desa. pendamping desa di tuntut tidak hanya sekedar menjalankan amanat UU Desa, tetapi pendamping desa juga dituntut agar mampu mengawal perubahan desa untuk mewujudkan desa yang mandiri dan inovatif.  Tidak sedikit kendala yang kita dapatkan. karena selain mindset kepala desa dan jajarannya yang terbangun belum tertuju pada kemandirian desa dan kesejateraan masyarakat desa, karakter mereka keras lebih-lebih ketika salah bicara atau salah dalam etika berkomunikasi.

Beberapa perubahan yang kita lakukan dan capaian tersebut dengan di dukung oleh para pihak-pihak terkait dari kecamatan, DPMD kabupaten, dan tenaga ahli kabupaten.

Awal kondisi desa di 2016 saat pertama kali kita bertugas melakukan pendampingan

- Tidak ada kantor desa kecuali yang memang sudah ada pembangunan balai desa sebelumnya
- Perangkat Desa tidak aktif, nama-namanya ada di struktur organisasi tata kerja tapi hampir tidak pernah kita melihat mereka aktif. kita mencari tahu apa yang membuat mereka tidak aktif masuk kerja di kantor desa.
ternyata penyebabnya tidak lain karena mereka tidak mengerti apa yang harus mereka kerjakan. SDM merupakan penyebab utama kenapa mereka tidak mengerti apa tugas mereka, apa yang harus mereka lakukan dan tidak ada tempat/ ruangan untuk mereka bekerja.

- Program Pembangunan dan Pemberdayaan kurang tepat sasaran, jenis program pembangunan dan pemberdayaannya antar desa rata-rata sama. kemungkinan besar penyebabnya  desa menggunakan jasa pihak ke-3 untuk menyelesaikan administrasi secara kolektif

- Kebutuhan masyarakat kurang terlayani dengan baik. seperti halnya ketika masyarakat minta di buatkan surat-surat seperti surat keterangan usaha dan sebagainya. apa penyebabnya? selain SDM tidak mendukung, tidak ada fasilitas yang mendukung untuk memberikan pelayan seperti printer, komputer/laptop dan sebagainya, bagaimana tidak karena kantornya saja belum ada :)

- Tidak ada keterbukaan informasi terhadap anggaran desa

Dan masih masih banyak hal yang menurut kami menjadi penghambat kemandirian desa berjalan dengan baik tapi dengan berjalannya waktu pendamping Desa melakukan pendampingan dengan meningkatkan kapasitas perangkat desa, mengawal aspirasi masyarakat dengan melaksanakan musdes perencanaan pembangunan desa, mendorong desa untuk menyediakan kantor desa melalui sewa gedung, memberikan masukan terhadap desa tentang kebutuhan-kebutuhan pelayanan masyarakat yang harus ada di kantor desa, memfasilitasi desa dan mendampingi desa dalam mengerjakan administrasi secara mandiri, mendorong desa untuk lebih terbuka terhadap akses informasi anggaran desa melalui papan transparansi anggaran desa, menumbuhkan minat masyarakat agar ikut berpartisipasi terhadap program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.

Pendamping Desa di Kec. Kedungdungdung terdiri dari 8 orang, 5 Pendamping Lokal Desa membawahi 18 Desa dan 3 orang Pendamping Desa bertugas di tingkat kecamatan. mereka di antaranya adalah;

Pendamping Lokal Desa (PLD) Kecamatan Kedungdung beranggotan 5 Orang mulai tahun 2016  adapun anggotanya berasal dari Desa di Kecamatan Kedungdung diantaranya :
1. IMAM SAHRONI DARMAWAN Desa Komis Kecamatan Kedungdung.
2. FATHORROHIM, S.Pd Desa Batoporo Timur Kecamatan Kedungdung.
3. ACH. MUAFI F.M, S.HI Desa Daleman Kecamatan Kedungdung.
4. AHMAD MAHBUB, S.Pd.I Desa Nyeloh Kecamatan Kedungdung.
5. LUKMAN HAKIM, S.Pd.I Desa Palenggiyan Kecamatan Kedungdung.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan