Mohon tunggu...
Ronald Wan
Ronald Wan Mohon Tunggu... Pemerhati Ekonomi dan Teknologi

Love to Read | Try to Write | Twitter @ronaldwan88 | Diarysaham.com

Selanjutnya

Tutup

Kotaksuara

"People Power" dalam Demokrasi

20 April 2019   05:30 Diperbarui: 20 April 2019   05:42 0 27 8 Mohon Tunggu...
"People Power" dalam Demokrasi
Mahasiswa Menguasai Gedung DPR 1998 (Kompas.com)

Menurut KBBI daring arti kata demokrasi adalah (1) (bentuk atau sistem) pemerintahan yang seluruh rakyatnya turut serta memerintah dengan perantaraan wakilnya; pemerintahan rakyat; (2) gagasan atau pandangan hidup yang mengutamakan persamaan hak dan kewajiban serta perlakuan yang sama bagi semua warga negara. Bagaimanakah people power dalam demokrasi?

Demokrasi atau Democracy dalam bahasa Inggris berasal dari bahasa Yunani, Demokratia. Kata Yunani ini berasal dari dua kata Demos yang berarti rakyat dan Kratos yang berarti berkuasa.

Dalam demokrasi modern, kekuasaan rakyat dijalankan oleh wakil yang dipilih oleh rakyat melalui pemilu. Demikian juga di Indonesia, bahkan dalam Pancasila juga ada satu sila yang mencerminkan demokrasi yaitu sila keempat "Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan dan perwakilan"

Inilah sebenarnya people power atau kekuatan rakyat dalam demokrasi. Rakyat menggunakan hak suaranya dalam pemilu untuk memilih wakil atau bahkan seorang pemimpin daerah dan negara seperti presiden.

Tetapi memang ketika demokrasi tidak terwujud dan sebuah negara dipimpin oleh pemimpin yang cenderung otoriter atau bahkan bisa disebut diktator. Rakyat bisa saja turun ke jalan untuk menuntut pemimpin tersebut untuk turun.

Filipina

Ferdinand Marcos berkuasa sejak tahun 1965-1986. Marcos memimpin dengan tangan besi dan korup. Dicurigai oleh KPK Filipina telah mencuri senilai USD 10 miliar uang rakyat.

Pada tahun 1986, rakyat akhirnya sudah tidak tahan lagi dan memaksa Marcos untuk turun. Perjuangan ini dipimpin oleh salah satunya Corazon Aquino, janda dari mendiang Senator Benigno Aquino yang tewas karena dibunuh.

Indonesia

Soeharto berkuasa selama 32 tahun di Indonesia. Setelah mengambil alih kekuasaan dari Soekarno. Di masa ini setiap kali ada pemilu, tidak membutuhkan lembaga survei untuk mengadakan survei atau pun hitung cepat. Pemenang pemilu selalu Golkar dan MPR selalu memilih Soeharto untuk melanjutkan jabatan presiden.

Bagi yang mengalami sekolah di era orde baru. Mungkin harap-harap cemas agar tidak banyak menteri yang diganti. Karena akan susah untuk menghafal kembali nama-nama menteri yang baru.

1998 setelah ada kerusuhan dan pembunuhan terhadap mahasiswa Trisakti. Mahasiswa dan rakyat akhirnya bergerak. Amien Rais seharusnya ingat dengan perjuangan ini, atau memang sudah lupa? Penyebab rakyat bergerak untuk menuntut Soeharto turun?

Malaysia

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2